Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Kisah Pilu Di Tengah Kemerdekaan,Berdagang Sembari Gendong Balita

Kisah Pilu Di Tengah Kemerdekaan,Berdagang Sembari Gendong Balita

26 Agustus 2016 6:37 pm | diplublikasikan oleh |

Pedagang mainanKIM Ronggolawe – Ditengah hiruk pikuknya kehidupan wanita modern yang sebagian selalu berpose di dunia maya, dan bergaya trendi di kehidupan nyata, namun tidak untuk ibu 2 anak yang satu ini.

Nur Hidayah (27) wanita pekerja keras asal widang yang berprofesi sebagai penjual mainan anak anak keliling ini,kelihatanya tidak terpengaruh dengan life style moderenisasi, nyatanya wanita yang menekuni profesinya sejak puluhan tahun yang  lalu itu, tidak ada rasa canggung dan malu untuk menjalani aktifitasnya sembari mengendong anaknya yang masih berusia 22 bulan, berkeliling Desa desa di Kecamatan Kerek, dengan mengendarai sepeda motor mathicnya, sedangkan anaknya yang satunya tuturnya sudah duduk di bangku jelas I SD.

Menurut pengakuan Nur Hidayah saat di temui reporter kimronggolawe.com Jum’at (26/08) ia melancong dari Desa kelahiranya dari beberapa tahun yang lalu dan saat ini ia bersama suaminya dan kedua anaknya  in the kost di Desa Margomulyo Kecamatan Kerek, bersama dengan suaminya yang berprofesi sama, ia memilih berdagang keliling karena menurutnya belum cukup modal untuk berdagang menetap ” Sebenarnya ya pingin berdagang menetap,punya kios, atau toko kecil, tapi belum ada modal” Katanya.

Dalam keseharianya Nur Hidayah mengawali aktifitas rutinya setelah urusan rumah tangganya di pagi hari selesai, kemudian ia mejajakan daganganya ke sekolahan sekolahan, sembari menggendong putri keduanya, dalam keteranganya pula ia juga menambahkan bahwa dalam satu harinya ia mengantongi untung Rp. 50.000 namun juga terkadang tidak laku sama sekali,

” Ya, terkadang juga jenuh namun gimana lagi, apa lagi kalau ada ibu ibu yang melarang anaknya untuk membeli dagangan saya ini, itu yang membuat saya merasa tersisih “ imbuhnya. [AM]

 

 

Komentar Facebook

No comment for Kisah Pilu Di Tengah Kemerdekaan,Berdagang Sembari Gendong Balita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.