Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Es Doger, Dari Tasikmalaya Hingga Kerek Tercinta

Es Doger, Dari Tasikmalaya Hingga Kerek Tercinta

18 Oktober 2016 2:25 pm | diplublikasikan oleh |

Es DogerKIM Ronggolawe – Dekat dengan kawasan industri, menjadikan Kerek sebagai tujuan berbagai profesi untuk mengadu nasip di kota Kecamatan yang terkenal dengan kerajinan batik gedognya tersebut.

Tak heran jika Kerek menjadi ladang baru bagi para penjaja makanan dan minuman yang membanjiri kota tersebut.

Sebut saja Aceng Khosim (64) Pria kelahiran Desa Kerta Mukti Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat itu, juga rela meninggalkan kampung halamanya dari sebulan yang lalu, untuk mengais rejeki di kota tersebut.

Seperti kebanyakan para pendatang lainya Aceng datang bersama anak bungsunya ke kota itu berniat mengadu nasip degan cara berdagang Es Doger.

Menurut pengakuan kakek 4 cucu tersebut, ia menekuni profesi barunya sebagai pedagang Es Doger beberapa tahun yang lalu, karena di kota kelahiranya banyak pesaingnya, maka ia memilih untuk meninggalkan kampung halamanya “  Dulu saya bekerja serabutan, namun karena usia sudah tua dan tenaga tidak seperti dulu, maka saya memilih jualan ini” Kata Aceng kepada reporter kimronggolawe.com Selasa, (18/10).

Meski sudah hampir 1 bulan tinggal di Kerek namun Aceng baru mulai berjualan Es Doger dari 15 hari yang lalu, dalam keseharianya ia berkeliling dengan mendorong gerobak daganganya, hingga daganganya habis terjual.

Bermodalkan  150 ribu rupiah, ia mengaku bisa mendapatkan ke untungan 100 peren dari daganganya tersebut bila daganganya habis terjual “ Kalau di kota saya (Tasikmalaya) kalau dagangan satu gerobak seperti ini, bisa mendapatkan 500 sampai 600 ribu kalau disini hanya dapat 300 ribu “ Ungkapnya.

Dalam satu porsinya Aceng membandrol barang daganganya mulai 2 ribu rupiah hingga 4 ribu rupiah “ Saya tidak membatasi yang mau beli berapa, tapi kalau di tempat saya dulu, harganya satu porsi besar 7 ribu “.

“ Untuk saat ini saya masih kesulitan mencari bahan baku Es Doger tersebut, karena harus ke Tuban, kalau di Kerek ada bahanya tapi mahal” Tambah pria yang saat ini mengaku mengontrak bersama anak bungsunya di Gal Kandang Desa Margomulyo tersebut.

Es Doger sendiri adalah perpaduan antara susu, parutan kelapa ditambah dengan tape, ketan hitam, roti, mutiara dan sejenis , yang biasanya di jumpai di kota Bandung Jawa Barat meski aslinya dari Cirebon.[AM]

 

 

 

 

Komentar Facebook

No comment for Es Doger, Dari Tasikmalaya Hingga Kerek Tercinta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.