Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Kakek di Kerek Ditemukan Meninggal di Ladang

Kakek di Kerek Ditemukan Meninggal di Ladang

27 Februari 2018 3:14 pm | diplublikasikan oleh |

Polsek Kerek saat identifikasi korban

KIM Ronggolawe – Warga Desa Sumberarum Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Selasa (27/02) digegerkan dengan meninggalnya salah satu warga di ladang miliknya sendiri sekitar pukul 12.00 WIB.

Adalah Sanusi kakek 63 tahun yang keseharianya sebagai petani tersebut ditemukan oleh pihak keluarganya terbujur kaku dalam sebuah gubuk miliknya diduga akibat penyakit jantung yang dimiliki korban.

Menurut keterangan keluarga korban, seperti biasa Sanusi pamit berangkat ke ladang sekitar pukul 7.00 untuk mencari bakal sayuran serta bermaksud menengok tanaman jagung miliknya yang siap dipanen, namun setelah jam 12.00 WIB, korban tak kunjung pulang sehingga menimbulkan rasa kekhawatiran keluarga kemudian menyusul korban ke ladang untuk memastikan keberadaan korban selanjutnya  dilakukan pencarian bersama – sama, setelah sampai di ladang miliknya diketahui korban tergeletak di gubuk dan di kira keluarganya korban sedang istirahat.

“Sesampainya di ladang saya berusaha memanggil namun tidak ada jawaban kemudian menghampirinya dan menyapanya, namun tidak ada reaksi kemudian saya dekati ternyata sudah meninggal dunia,” ungkap Nurkasan yang merupakan anak korban.

Melihat kondisi korban sudah tidak bernyawa kemudian keluarga korban menghubungi perangkat desa setempat dan di lanjutkan ke Polsek Kerek untuk melaporkan kejadian tersebut.

Sementara itu Kapolsek Kerek AKP Mujito kepada kimronggolawe.com menjelaskan bahwa tidak ada unsur pidana atas kematian korban.

” Setelah menerima laporan kami bersama tim medis Puskesmas Kerek langsung menuju ke rumah duka  dan melakukan pemeriksaan serta identifikasi terhadap korban dan tidak terdapat kejanggalan atau tanda – tanda penganiayaan dan hal – hal lain yang mencurigakan dan menurut keluarga, korban punya riwayat sakit jantung,” pungkas Kapolsek Kerek. [AM/HA]

 

Komentar Facebook