Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Peringatan Nuzulul Qur’an, Bupati: Sebagai Muhasabah dan Perwujudan Tuban Bumi Wali

Peringatan Nuzulul Qur’an, Bupati: Sebagai Muhasabah dan Perwujudan Tuban Bumi Wali

8 Juni 2018 10:23 am | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Bertempat di Pendopo Kridho Manunggal Tuban, Bupati Tuban, H. Fathul Huda pada peringatan Nuzulul Quran, Kamis malam (07/06) menyatakan bahwa berbagai kegiatan diselenggarakan dalam rangka menyemarakkan bulan Ramadhan 1439 H. Selain itu, sebagai bentuk muhasabah atau perwujudan Tuban Bumi Wali.

Pada kegiatan yang turut dihadiri Wabup Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein M.Si, serta Forkopimda beserta istri ini, Bupati Huda menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada para ulama yang begitu harmonis. “Hubungan para ulama yang harmonis menciptakan makmurnya bulan Ramadhan di Kabupaten Tuban,” tutur Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati menerangkan bahwa Alquran merupakan mukjizat terbesar yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW. dan akan terus dijaga keabsahannya oleh Allah SWT. termasuk isi kandungan di dalamnya. Karena itu, Bupati dua periode ini mengajak kepada seluruh masyarakat untuk menerapkan akhlak-akhlak Alquran.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Tuban mewujudkan hal tersebut dengan cara memberikan pendampingan peningkatan Tempat Pendidikan Alquran (TPQ) di 20 Kecamatan di Kabupaten Tuban. Hingga tahun 2021 mendatang, Pemkab Tuban menargetkan sebanyak 1000 TPQ akan berdiri di Kabupaten Tuban dan akan terus dikawal perkembangannya.

Selain itu, Pemkab Tuban juga menetapkan aturan bahwa ijazah yang didapatkan saat menempuh pendidikan di TPQ, memiliki bobot nilai yang lebih untuk dapat digunakan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP/MTs maupun SMA/MA. “Alhamdulillah, saat ini jumlah anak yang belajar di TPQ naik 30 persen,” ungkap orang nomor satu di Tuban ini.

Lebih lanjut,  Bupati asal Montong ini menyampaikan bahwa hasil panen berupa padi dan jagung di Kabupaten Tuban tahun ini akan surplus sebanyak 60 persen, meski dengan luas lahan garap yang mengalami penurunan. Di samping itu, berdasarkan data yang sampaikan salah satu majalah ternama potensi bahan bakar minyak yang dimiliki Indonesia lebih banyak dibandingkan dengan keping-keping minyak yang sudah dieksploitasi. “Ini menunjukkan bahwa apa yang disampaikan dalam Alquran adalah benar adanya. Hendaknya ini semakin meningkatkan iman dan taqwa kita kepada Allah SWT,” seru Bupati.

Adapun beberapa kegiatan yang diselenggarakan Pemkab Tuban untuk menyemarakkan bulan puasa ini, diantaranya Safari Taktimul Quran di tiap masjid kecamatan dan desa yang melibatkan Pejabat pemerintahan, tokoh masyarakat, ulama dan masyarakat luas. Tidak hanya itu, berpusat di Masjid Agung Tuban diadakan kegiatan Gerakan Sholat Subuh Berjamaah yang dilanjutkan taklim bakda subuh dan dhuha. Pada malam hari, dilangsungkan Sholat Terawih Berjamaah one day one juz. Dan pada 10 malam terakhir diadakan i’tikaf dan sholat tasbih. “Saya berharap kegiatan-kegiatan serupa tiap tahun dapat terus dilangsungkan dan ditingkatkan. Istiqomah ilal yaumil akhir” harap Bupati.

Kegiatan yang juga diikuti kepala OPD dan staf, dilanjutkan dengan tausiah agama yang disampaikan oleh Habib Ahmad Jamal dari Malang. Dalam ceramahnya, Habib Ahmad menyampaikan malam ini termasuk dalam malam ganjil di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. “Semoga Allah menjadikan malam ini sebagai malam lailatul qadar,” tuturnya. Habib Ahmad melanjutkan tausiahnya dan menerangkan bahwa agama adalah nasihat. “Kita sebagai umat manusia harus saling mengingatkan, saling menasihati. Ini termasuk amar ma’ruf nahi mungkar,” jelasnya. Habib Ahmad juga berpesan sebagai pemimpin harus mendengarkan aspirasi masyarakatnya. Sehingga dapat mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat. [CH/AM]

Komentar Facebook