Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke 71, Koperasi Masih Relevan di Era Globalisasi

Peringatan Hari Koperasi Nasional Ke 71, Koperasi Masih Relevan di Era Globalisasi

17 Juli 2018 12:19 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Bupati Tuban, H. Fathul Huda menekankan, koperasi masih sangat relevan dalam memainkan perannya di era globalisasi.

Hal itu di sampaikan Bupati saat menjadi inspektur upacara Bendera Tujuh Belasan Dan Peringatan Hari Koperasi Nasional ke- 71 Tahun 2018 di Halaman Pemkab Tuban, Selasa (17/07).

Dalam usianya yang ke-71 Koperasi sebagai soko guru perekonomian, dan tetap eksis menunjukkan kontribusi yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Bupati Fathul Huda menyampaikan, terkait tema Peringatan Hari Koperasi 2018 Pemkab Tuban mengusung tema Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi. Hal tersebut sangatlah penting, strategis, dan relevan dengan tantangan yang dihadapi koperasi dalam era milenial saat ini.

Untuk itu perlunya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan untuk terus mendorong upaya pemanfaatan teknologi digital bagi pelaku bisnis koperasi dan UMKM, sehingga gerakan koperasi dapat memanfaatkan teknologi digital, ungkap Bupati dalam sambutannya.

Dalam meningkatkan perekeonomian daerah, perlu diperhatikan perkembangan koperasi. Saat ini perlu diterapkan prinsip koperasi secara konsisten, dan mengikuti kaidah umum dalam dunia bisnis agar koperasi semakin berdaya saing dan maju.

“Perlu sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam pemberdayaan koperasi,” ungkap Kaji Huda, begitu warga Bumi Wali akrab menyapanya.

Beberapa hal menjadi upaya strategis melalui reformasi total koperasi yaitu Rehabilitasi, Reorientasi dan Pengembangan. Untuk itu dia berharap pada peringatan hari jadinya, para pembina, pengurus dan pengelola, dan seluruh anggota koperasi untuk berparitipasi dalam reformasi total koperasi sesuai dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing.

Karena koperasi sebagai organisasi ekonomi rakyat diharapkan mampu mengatasi permasalahan internal yang dihadapi, baik di bidang peningkatan kualitas SDM, kualitas produksi, pemasaran dan permodalan, tuturnya.

Figur nomor satu di Kabupaten Tuban ini juga sangat berharap, selain koperasi memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan pendidikan anggotanya agar punya kualitas SDM, dan mampu memberikan kontribusi yang positif untuk kemajuan koperasinya. Untuk itulah pemerintah terus hadir dan berkomitmen dalam membangun koperasi.

Terkait itu ada empat hal yang perlu diperhatikan. Pertama, memberikan kesempatan usaha yang seluas luasnya kepada koperasi. Kedua, meningkatkan dan memantapkan kemampuan koperasi agar menjadi koperasi yang sehat, tangguh dan mandiri.

Selanjutnya, ketiga, mengupayakan tata hubungan usaha yang saling menguntungkan antara koperasi dengan badan usaha lainnya. Sedangkan yang keempat, membudayakan koperasi ke semua lapisan masyarakat.

Mantan Ketua PCNU Tuban berharap, adanya sinergi positif antara upaya yang dilakukan oleh gerakan koperasi dan pemerintah, sehingga koperasi menjadi lebih kuat dan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Termasuk pula dapat meningkatkan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya.

Terkait pemanfaatan teknologi digital, Kasi Bina Usaha dan Simpan Pinjam, Dinas Perekonomian, Perindustrian dan Perdagangan Tuban, Wiwiek Widiastuti, mengatakan, sesuai dengan perkembangan zaman pihaknya telah menghimbau agar pengelolaan koperasi yang ada di Tuban sudah menggunakan informasi technology (IT). Institusi pembina koperasi ini juga telah memberikan pelatihan, serta sosialisasi sebelumnya kepada koperasi yang ada.

Khususnya, lanjut Wiwiek, dalam proses laporan keuangannya, dimana sudah terdapat aplikasi (program) untuk pelaporan neraca keuangan bagi setiap koperasi. Dengan menggunakan IT nantinya setiap koperasi akan melapor di Online Data System (ODS) yang langsung terhubung dengan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

“Dengan sistem itu kalau selama tiga tahun koperasi tidak melakukan kegiatan laporan, otomatis dari pusat sudah tidak terdaftar,” pungkas Wiwik.

Dalam Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-71 juga dilakukannya penyerahan Mobil Operasional BAZNAS dari Bank Jatim yang langsung diserahkan oleh Direktur Ritel Konsumer dan Usaha Syariah Bank Jatim, Toni Sudjiaryanto, sekaligus peresmian launching website BAZNAS yang ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Tuban.

Tampak hadir dalam perhelatan tersebut diantaranya, seluruh jajaran Forkopimda, Pimpinan Cabang Bank Jatim Cabang Tuban, Setyo Budi W, Ketua Dekopinda dan jajarannya. [CH/AM]

Komentar Facebook