Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » BPJS Ketenagakerjaan Jamin Perlindungan Keselamatan Atlet dan Panitia Kejurda Jatim Open Paralayang di Tuban

BPJS Ketenagakerjaan Jamin Perlindungan Keselamatan Atlet dan Panitia Kejurda Jatim Open Paralayang di Tuban

28 Juli 2018 4:43 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Sedikitnya 64 atlet dan panitia Kejurda Jatim Open Paralayang di bukit Glodakan, Desa Trantang – Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban telah menjadi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan demi menjamin perlindungan keselamatan selama event yang berlangsung mulai 27 – 29 Juli 2018.

Rofiul Masyhudi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Pembantu Tuban saat dikonfirmasi, Sabtu (28/07) di tempat acara mengatakan, pihaknya telah bekerjasama dengan atlet dan panitia, meskipun belum semua atlet bisa terdaftar karena masih ada atlet dibawah umur (kategori pelajar).

Menurutnya, atlet merupakan salah satu profesi yang memiliki risiko cukup tinggi karena terkait dengan banyaknya aktifitas fisik yang dilakukan, apalagi olahraga dirgantara ini memiliki risiko cukup tinggi, belum lagi risiko terjadinya kecelakaan di luar arena perlombaan, seperti berangkat dan pulang dari lokasi perlombaan atau latihan.
Maka dari itu, program perlindungan jaminan keselamatan melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi atlet dan panitia dirasa sangat penting sebagai langkah antisipasi apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau insiden.

“Semua pihak harus sadar bahwa perlindungan dasar atas jaminan sosial ketenagakerjaan ini penting bagi setiap atlet, apalagi atlet yang sudah berskala nasional maupun internasional. Sehingga sudah sepatutnya kita turut serta memastikan kesejahteraan mereka,” tegasnya.

Sementara itu, Drs. H. Ciptono, M.Si selaku ketua panitia usai menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada atlet saat pembukaan menambahkan, bahwa pihaknya sadar betapa pentingnya perlindungan jaminan keselamatan bagi atlet dan panitia, sebab olahraga ini memiliki risiko cukup tinggi.

Perlu diketahui, Kejurda Jatim Open Paralayang 2018 ini merupakan tahun kedua bagi Kabupaten Tuban menyelenggarakan event yang menjadi magnet bagi sebagian masyarakat baik lokal maupun luar daerah, yang ingin datang menyaksikan olahraga dirgantara di bukit Glodakan, Desa Trantang – Desa Wolutengah, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban yang diprakarsai oleh Asosiasi Kepala Desa (AKD) se – Kecamatan Kerek dan pihak Pemerintah Kecamatan Kerek. [CH/AM]

Komentar Facebook