Kerek Gelar Penganugrahan “Kinarya Bhakti 2018”

KIM Ronggolawe – Rangkaian kegiatan PHBN Kecamatan Kerek dalam rangka HUT ke – 73 Kemerdekaan Republik Indonesia sudah memasuki batas akhir kegiatan, dan penutup kegiatan akan diselenggarakan pada Sabtu, 1 September 2018 yang rencananya diisi dengan pagelaran wayang kulit bersama dalang Ki Sigit Ariyanto dari Rembang Jawa Tengah serta diselenggarakan di Lapangan Desa Margomulyo, sekaligus dibarengi dengan penyerahan hadiah bagi pemenang aneka lomba  yang diselenggarakan oleh PHBN Kecamatan Kerek.

Sebelum acara penutup kegiatan esok hari, Pemerintah Kecamatan Kerek menyelenggarakan penganugrahan ” Kerek Kinarya Bhakti 2018″ yang diperuntukan bagi desa – desa yang telah meraih capain prestasi dalam berbagai bidang dalam semester pertama ditahun ini,  dan kegiatan tersebut diiringi dengan pagelaran campursari yang diselenggarakan di pendopo kecamatan setempat, Jum’at malam (31/08) dengan menghadirkan grup campursari lokal asal Desa Margorejo yakni “Margo Budoyo”.

Acara yang dibalut dengan keakraban serta kekeluargaan tersebut dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkatnya, BPD, LPMD, dan UPTD yang ada di Kecamatan Kerek  serta dihadiri Ketua DPRD Tuban HM. Miyadi, MM dan sejumlah undangan serta warga sekitar kegiatan tersebut.

Dalam sambutanya Sekretaris Camat (Sekcam) Ari  Wibowo Waspodo, S.STP yang sekaligus selaku ketua panitia mengatakan bahwa maksud dan tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut adalah untuk memberikan apresiasi terhadap pemerintah desa yang telah memberikan inovasi serta trobosan pada semester pertama ditahun 2018 ini serta sebagai pemicu pemerintah desa untuk berkinerja dengan baik.

” Kami ingin memberikan sedikit apresiasi kepada pemerintah desa yang telah melaksanakan kinerjanya dengan baik, dan berharap penghargaan ini dapat menjadi pelecut serta cambuk, sehingga dapat meningkatkan kembali pelayanan terhadap masyrakat, sengaja dalam kesempatan ini kami menampilkan serta mengutamakan kesenian lokal agar karya yang indah yang ada di Kerek dapat lebih dikenal oleh masyarakat  khusnya di Kecamatan Kerek sendiri,” ujar pria yang menjabat Sekcam di Kerek sejak 21 februari tahun ini.

Sementara itu Camat Kerek Sugeng Purnomo, S.IP dalam sambutanya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setingi – tingginya kepada semua pihak yang telah mensukseskan kegiatan PHBN Kaecamatan Kerek terlebih kepada masyarakat Kecamatan yang terkenal dengan industri rumahan batik gedog tersebut.

” Bentuk apresiasi dari Kabupaten ini adalah milik kita bersama karena pada semarak kebangsaan  Kecamatan Kerek dapat meraih predikat juara harapan 1 tingkat Kabupaten, piala ini tidak dapat diraih tanpa kebersamaan, semua yang kita rencanakan dapat berjalan dengan lancar dan  masyarakat sangat antusias, sehingga terselenggara dengan baik dan tentunya kita harus punya semangat, Kerek Bisa, Kerek Jaya, Kerek milik kita bersama,” ujar mantan Camat Senori itu sembari memamerkan piala semarak kebangsaan dari Kabupaten.

Selain itu Camat hitam manis tersebut juga berjanji akan selalu mendukung pemberdayaan masyarakat, meningkatkan  pelayanan umum dan memberikan rasa aman dan nyaman serta selalu menjaga  ketertiban di wilayah kerjanya. [AM/HA]