Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Kunjungan Kerja di Sendang Kalangan, Ini Kesan Komisi B

Kunjungan Kerja di Sendang Kalangan, Ini Kesan Komisi B

3 September 2018 9:13 pm | diplublikasikan oleh |

 

KIM Ronggolawe – Keberadaan pariwisata di Kabupaten Tuban saat ini begitu pesat, termasuk diantaranya Wisata Sendang Kalangan yang di bangun di Desa Montong Sekar, Kecamatan Montong, Kabupaten Tuban yang membuat Komisi B DPRD Tuban tertarik untuk mengunjunginya, Senin (03/09).

Wisata Sendang Kalangan yang telah dilaunching pada bulan Mei tahun ini, menjadi sorotan tersendiri bagi komisi B untuk terjun langsung melihat keberadaan dan kondisinya saat ini. Sejumlah anggota Komisi B yang didampingi Kepala Desa Montong Sekar dan Camat Montong meninjau langsung dari setiap sudut wisata alam yang memiliki luas sekitar 1,5 hektare itu.

Rasmani, Wakil Ketua Komisi B DPRD Tuban yang berada di lokasi merasa prihatin dengan kondisinya saat ini. Pihaknya menyayangkan wisata Sendang Kalangan belum dikelola secara maksimal, sebab menurutnya akan menjadi daya tarik masyarakat secara luas jika mampu dikelola secara maksimal.

“Sayang sekali jika wisata ini tidak dikelola dengan baik, jika Sendang ini di desain semenarik mungkin bisa jadi nanti akan menjadi wisata terfavorit di Tuban. Nanti saya bersama Tim Banggar akan mengusulkan supaya dianggarkan untuk penyempurnaan Wisata ini,” janji Rasmani yang juga ketua rombongan Komisi B.

Dikatakan oleh Rasmani, dirinya menyarankan supaya sekitar Sendang Kalangan didesain dengan cat warna-warni di kolam-kolam dan juga genting-genting rumah warga sekitar. Karena di Sendang Kalangan tersebut terdapat bukit yang indah yang dapat melihat keindahan sekitar dari atas bukit tersebut.

“Nanti tugasnya Kepala Desa untuk melobi tiap-tiap rumah yang atapnya kelihatan dari sini supaya nanti untuk mengecat gentingnya agar memperindah pemandangan dari atas bukit ini,” pinta Rasmani kepada Kepala Desa Montong Sekar.

Di lokasi Sendang Kalangan, Kasmuji, Kepala Desa Montong Sekar menjelaskan, disitu terdapat Sumur yang biasanya digunakan untuk Ritual Tahunan atau istilah masyarakat sekitar yaitu “Manganan” atau sedekah bumi. Kemudian, di samping Sumur tersebut, terdapat kolam renang yang rencananya akan digunakan untuk memandian anak-anak dan dewasa, tetapi karena tidak sesuai desain awal maka sementara di pergunakan untuk kolam ikan.

“Sementara ini digunakan untuk kolam ikan, nanti jika sudah ada pihak ketiga yang mau mengelola atau dianggarkan oleh pemerintah, maka akan digunakan untuk Kolam Renang anak-anak dan dewasa,” jelas Kasmuji Kepala Desa Montong Sekar.

Sementara itu, Suwoto selaku Camat Montong kepada Komisi B mengatakan, sementara ini belum ada pemasukan dari Wisata Sendang Kalangan ini, dikarenakan pengelolaan yang kurang maksimal dan sarana wisata yang kurang memadai, sehingga masyarakat belum tertarik untuk berwisata disini.

“Biasanya hanya di hari minggu ada beberapa orang yang kesini, karena ini jamannya selfi (foto-foto) dan kebetulan disini juga ada tempat untuk berfoto-foto,” jelas mantan Sekcam Jenu ini.

Dijelaskan olehnya, sebelumnya sempat direnovasi seperti diberi cagak cor disamping kolam dan sendang yang di anggarkan di APBD 2016 dengan total Anggaran sebesar Rp 225 Juta, kemudian dilanjutkan dengan Dana Desa (DD) sebesar Rp 100 Juta. Namun begitu, anggaran tersebut belum bisa menyempurnakan wisata tersebut sehingga nantinya direncanakan akan dianggarkan pada APBD 2019 untuk penyempurnaan wisata itu. [CH/AM]

Komentar Facebook