Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Guna Mendorong Tumbuh dan Berkembangnya KIM Secara Mandiri, KIM Ronggolawe Pendampingan di Dua Kecamatan

Guna Mendorong Tumbuh dan Berkembangnya KIM Secara Mandiri, KIM Ronggolawe Pendampingan di Dua Kecamatan

19 September 2018 6:18 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Sedikitnya 40 peserta Kelompok Imformasi Masyarakat (KIM) dari Kecamatan Bancar dan Tambakboyo mengikuti pembinaan dan pendampingan KIM oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tuban dengan tema “Menuju Masyarakat Cerdas, Informatif dan Inovatif” di pendopo Kecamatan Bancar Kabupaten Tuban, Rabu (19/09).

Delegasi peserta yang mayoritas adalah generasi muda perwakilan desa di 2 kecamatan tersebut tampak serius mengikuti kegiatan yang menghadirkan narasumber Imadudin, SE Kepala Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Diskominfo Tuban, Afrizal Rizkillah, Ketua Relawan TIK Tuban dengan materi dasar pembuatan dan praktik media blog, dan pemateri terakhir Chusnul Huda, ketua KIM Ronggolawe Tuban dengan materi pelatihan jurnalistik dasar dan foto jurnalistik.

Imadudin, SE Kabid Komunikasi dan Informasi Publik, Diskominfo Tuban dalam sambutannya mewakili Kepala Dinas Kominfo Tuban, Ir. Hery Prasetyo S. MM menyampaikan, KIM merupakan lembaga layanan publik yang dibentuk dan dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat yang berorientasi pada layanan informasi dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. KIM termasuk bagian dari jaringan informasi serta media komunikasi dua arah, yaitu antara masyarakat dengan masyarakat maupun dengan lainnya.

Adapun visi KIM itu sendiri menurut pejabat yang juga seorang penulis ini adalah, demi terwujudnya masyarakat inovatif dalam meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera.

Sedangkan misi KIM menurutnya, untuk mendorong tumbuh dan berkembangnya KIM secara mandiri, meningkatkan peranan KIM dalam memperlancar arus informasi antar anggota masyarakat dan antara pemerintah dengan masyarakat. Kemudian, meningkatkan kemampuan anggota KIM dan masyarakat dalam mengakses dan mengelola informasi dalam rangka meningkatkan literasi informasi dan mengatasi kesenjangan informasi.

“Ditengah pesatnya perkembangan dunia teknologi, perlu dilakukan pemanfaatan media komunikasi yang berbasis internet, salah satu media yang dapat dikembangkan adalah blog yang digunakan oleh KIM sebagai sarana untuk menyampaikan informasi secara online yang memiliki fasilitas dasar internet yang mampu menembus batas ruang dan waktu,” ucap pejabat yang juga seniman tersebut.

Pihaknya berharap, agar setiap kecamatan dan desa-desa yang ada di Kabupaten Tuban untuk segera membentuk Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), dengan sarana Blog dan memanfaatkan Tekonologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebagai sarana penyebaran informasi. “Silakan manfaatkan blog sebagai media untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan anggota KIM dan mengenalkan potensi lokal,” serunya dihadapan para peserta.

Di tempat yang sama, Afrizal Rizkillah selaku ketua Relawan TIK Tuban menambahkan, pihaknya merasa sangat senang dengan keseriusan peserta dalam mengikuti kegiatan pembinaan dan pendampingan KIM. Sehingga diharapkan, usai kegiatan para peserta dapat mengembangkan konten web blog yang sudah dibuat dan dimiliki sebagai sarana penyebarluasan informasi potensi desa masing-masing.

“Jika ada kesulitan atau kendala kami siap melakukan pendampingan kepada para anggota KIM, ini sebagai wujud komitmen kami untuk menjadikan masyarakat informatif dan inovatif di Kabupaten Tuban,” pungkas pria lajang yang juga seorang blogger tersebut.

Sementara itu, Chusnul Huda ketua KIM Ronggolawe Tuban menceritakan perjalanan panjang KIM yang sudah ia bentuk sejak 2013 itu. “Awalnya kimronggolawe.com juga menggunakan media blog, namun seiring berjalannya waktu migrasi menjadi seperti sekarang, tujuannya agar mudah dikenal dan familier di kalangan masyarakat luas,” katanya.

Dikatakan olehnya, keberadaan KIM sebenarnya tidak hanya ada di lokal Tuban saja, namun jejaring KIM itu secara regional maupun nasional di bawah binaan Dinas Kominfo kab/kota dan provinsi. “Kalau di pusat langsung di bawah Kementerian Kominfo RI,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Ari Megantara yang merupakan admin dan tenaga IT kimronggolawe.com turut hadir mendampingi peserta yang mengalami kesulitan dalam pembuatan blog. “Mungkin ini awal bagi mereka, namun terlihat dari semangatnya semoga bisa “istiqomah” mengelola dan mengembangkan KIM sebagai media informasi. Dan diharapkan KIM bisa sinergi dengan pemerintah desa atau kecamatan masing-masing,” pungkasnya. [CH/AM]

Komentar Facebook