BERITA KIM RONGGOLAWEBUDAYAPARIWISATAPEMERINTAHANPENDIDIKANPERISTIWA

Kirab Satu Negeri GP Ansor Sampai Tuban, 17 Bendera Merah Putih Arung Samudra

KIM Ronggolawe – Rombongan Kirab Satu Negeri Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Jawa Timur telah sampai di Kabupaten Tuban. Rombongan tersebut diterima langsung oleh Bupati Tuban, H. Fathul Huda bersama ratusan Pengurus Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Tuban dan Barisan Ansor Serba Guna (Banser) di Pendopo Krido Manunggal, Tuban, Senin (15/10).

Kirab Satu Negeri di Tuban tersebut merupakan kirab terakhir di Jawa Timur dari total 21 kabupaten/kota yang disinggahi, yang selanjutkan akan meneruskan kirab menuju Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Sholihul Amanullah Notobuwono, Ketua PW GP Ansor Jawa Timur saat dikonfirmasi sejumlah wartawan menyampaikan, Kirab Satu Negeri ini merupakan komitmen kembali untuk membangun persatuan dalam berbangsa dan bernegara ditengah-tengah cobaan saat ini.

“Untuk di Tuban kita mengambil kirab “Arung Samudra” di laut dari pantai boom sampai pantai Sucorejo, Jenu dengan mengibarkan 17 bendera merah putih yang diangkut perahu nelayan. Dengan tujuan ingin menunjukkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan berupa pantai atau lautan yang merupakan pemersatu,” terang Gus Aam sapaannya.

Adapun jumlah personil yang dibawa Pengurus Wilayah sebanyak 30 kader terbaik tim kirab yang telah disiapkan secara khusus. “Untuk Jawa Timur telah dimulai kirab sejak 5 Oktober dari Banyuwangi, dan sampai Tuban tanggal 15 Oktober hari ini,” imbuh mantan ketua PC GP Ansor Jombang ini.

Selanjutnya, lanjut Gus Aam, bahwa bendera merah putih yang dibawa pada kirab ini tidak pernah diganti sejak berangkat dari Pulau Rote (16 September) tidak pernah berganti, hanya orang-orangnya saja yang ganti. Begitu juga, yang berangkat dari Merauke (16 September) juga demikian, hingga nanti akan bertemu finish di Yogyakarta pada tanggal 26 Oktober 2018.

“Di Yogyakarta nanti puncak acara akan ada seminar internasional, GP Ansor Pusat mengundang 48 negara, dan GP Ansor Jatim akan datang 30 hingga 40 ribu orang,” pungkas Gus Aam. (CH/AM)

kimronggolawe

Admin Web kimronggolawe.com

Related Articles

Back to top button