Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Konsisten Dalam Pengembangan UMKM, Holcim Tuban Raih Small Medium Enterprise Award

Konsisten Dalam Pengembangan UMKM, Holcim Tuban Raih Small Medium Enterprise Award

15 Oktober 2018 5:25 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Pembangunan yang berkelanjutan menjadi tujuan jangka panjang beragam program pemberdayaan yang dilakukan oleh Holcim Indonesia. Pertumbuhan ekonomi yang positif di sekitar area operasinya di Kabupaten Tuban turut terdorong oleh berkembangnya kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang membantu meningkatkan taraf hidup masyarakat.

 

Dalam penyelenggaran UNS Small Medium Enterprise Award ke 7 tahun 2018, PT Holcim Indonesia Tbk Pabrik Tuban, kembali mendapatkan penghargaan sebagai Perusahaan Swasta Aneka Tambang Pelaksana CSR Pengembang UMKM Terbaik.

Penghargaan yang diberikan di UNS Inn, 13 Oktober 2018 ini diterima langsung oleh Trayudi Darma, GA & community Relations Manager Pabrik Tuban. Penghargaan ini merupakan yang ke 2 kalinya diterima PT Holcim Indonesia Tbk Pabrik Tuban.

Pada tahun 2014, Pabrik Tuban mendapatkan penghargaan UMKM Award untuk kategori Kelompok Tumbuh, yaitu kelompok UMKM Start up, yang baru memulai bisnisnya. Dalam kurun waktu tahun 2014 – 2018, Holcim konsisten memberikan pendampingan kepada kelompok UMKM Tumbuh menjadi UMKM Berkembang.

Trayudi Darma, GA & community Relations Manager Pabrik Tuban, Senin (15/10) menyatakan, penilaian untuk pemberian penghargaan ini dilakukan di semua sektor mulai sektor pertanian, peternakan, perikanan, pengolahan hasil perikanan dan sektor penumbuhan ekonomi lainnya. Indikator penilaian didasarkan pada berbagai aspek yaitu pelaku usaha mampu mengembangkan pasar, melakukan inovasi produk dan sistem administrasi secara konsisten, serta mampu mengakses permodalan.

Lebih lanjut Trayudi menyampaikan, Holcim Indonesia Pabrik Tuban secara konsisten menginisiasi pertumbuhan pelaku usaha baru, diantaranya Kelompok Tani Bumi Tuban Organik yang menghasilkan produk sayur organik, penumbuhan usaha kecil berbasis pesantren Darunnajah yang mampu memproduksi 50 kilo gram krupuk ikan setiap minggunya, kelompok Perempuan Sari Laut dengan produk olahan hasil lautnya, kelompok budidaya kambing dan Sapi potong, kelompok pengolahan tepung ikan dan berbagai kelompok usaha kecil lainnya.

“Harapan kami tentunya dalam kurun waktu beberapa tahun ke depan, akan terbentuk kelompok – kelompok usaha masyarakat yang mandiri, yang dapat terus mendorong berputarnya roda perekonomian dan merangsang tumbuhnya usaha usaha baru. Sehingga konsep pembangunan berkelanjutan yang kami kembangkan melalui beragam program pemberdayaan masyarakat dapat terwujud, tentunya dengan dukungan pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya,”pungkas Trayudi Darma. (CH/AM)

Komentar Facebook
This post was written by kimronggolawe
About

Admin Web kimronggolawe.com