Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Socorejo Tuan Rumah Puncak BBGRM dan HKG Kabupaten Tuban 2018

Socorejo Tuan Rumah Puncak BBGRM dan HKG Kabupaten Tuban 2018

7 November 2018 7:01 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Tuban bersama Wabup dan istri menghadiri kegiatan Puncak Peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-15 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46. Sebelum menuju lokasi kegiatan, Bupati Tuban bersama rombongan  meninjau pelaksanaan pelayanan Posyandu dan KB di Balai Desa Socorejo, Rabu (07/11).

Selanjutnya Bupati bersama rombongan menuju pantai Kapal Kandas, Desa Socorejo, Jenu, sebagai lokasi penyelenggaran Puncak Peringatan BBGRM dan HKG tahun 2018. Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Forkopimda, Camat, OPD se-kabupaten Tuban, serta perangkat dan warga desa setempat.

Mengawali sambutannnya, Bupati Tuban, H. Fathul Huda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat pada penyelenggaraan kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Keluarga Berencana (Dispemasdeas dan KB). Menurut Bupati, kegiatan ini merupakan wujud gotong royong dari semua pihak.

Lebih lanjut, budaya gotong royong merupakan menjadi ciri khas bangsa Indonesia dan budaya khas Jawa. Gotong royong juga termasuk budaya yang membawa manfaat positif dan harus terus dilestarikan.

Bupati juga menyatakan bahwa saat ini semakin banyak orang berbondong-bondong ke Kota. Arus urbanisasi tersebut membawa berdampak pada kurangnya kepedulian atau sifat gotong royong di masyarakat perkotaan. “Hal ini harus disikapi dengan bijak. Harus berpikir seperti orang kota dan berbudaya seperti orang desa yang gotong royong,” terang Bupati.

Guna menekan arus urbanisasi tersebut, berbagai potensi di setiap desa harus dimaksimalkan. Alokasi Dana Desa (ADD) harus dioptimalkan dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan potensi desa. Selain itu, program Coorporate Social Reponsibility (CSR) dari perusahaan juga harus menyasar pada pemberdayaan masyarakat. “Saya minta laporan tentang kajian dan penelitian akademik mengenai CSR perusahaan ke desa-desa. Akan saya tinjau langsung,” tegasnya. Dengan demikian, dapat diketahui output dan manfaat dari CSR tersebut.

Berkaitan dengan HKG PKK ke-46, orang nomor satu di Kabupaten Tuban ini menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada PKK karena telah berkontribusi bersama Pemkab Tuban dalam rangka pembangunan kabupaten Tuban. Diantaranya melaui pemberdayaan masyarakat dengan menyasar keluarga. “Berbagai upaya tersebut hendaknya terus ditingkatkan,” jelasnya.

Pendidikan menjadi sektor yang harus terus ditingkatkan sebagai salah satu upaya pemberdayaan masyarakat. Sampai saat ini, sebanyak  98,8 persen dari total anak-anak berusia 4-6 tahun sudah masuk PAUD. Bupati menekankan bahwa PAUD merupakan pendidikan dasar, pondasi dasar untuk membangun karakter dan pendidikan pada jenjang selanjutnya.  “Saya minta PKK dapat mendata anak-anak yang tidak bersekolah di PAUD. Selanjutnya, dapat dilaporkan untuk ditindaklanjuti,” himbau Bupati.

Di sampang itu, juga diperlukan upaya peningkatan kesehatan masyarakat.  Bupati Huda merasa prihatin karena masih cukup tingginya angka kematian bayi. Karena itu, anggota PKK harus jeli dan mampu menangkap permasalahan tersebut sehingga tersebut dapat teratasi.

Peningkatan ekonomi juga termasuk dalam upaya pemberdayaan masyarakat. Hal ini dapat ditempuh dengan cara pemberdayaan nelayan dan istri nelayan. Tidak hanya itu, kesejahteraan Lansia juga harus mendapat perhatian. “Saya minta agar Camat segera memeriksakan lansia yang tidak bisa melihat. Juga perlu diajarkan sholat dan berikan bantuan alat sholat jika memang belum punya,” tutur Bupati.

Pada kesempatan ini, Bupati Tuban dua periode ini juga menyerahkan piala dan penghargaan kepada pemenang kompetisi  Gebyar BBGRM dan HKG tahun 2018. Adapun pemenang kompetisi tersebut adalah Desa Socorejo, Jenu. Posisi kedua diraih oleh Desa Kembangbilo, Tuban dan posisi ketiga didapatkan Desa Talun, Montong.

Bupati berpesan agar penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk senantiasa meningkatkan kualitas diri dan kinerja. Motivasi tersebut berlaku bagi seluruh desa dan aparatur. “Untuk memajukan dan menyejahterakan masyarakat di Kabupaten Tuban,” seru Bupati.

Kepala Dispemasdes dan KB Kabupaten Tuban, Drs. Mahmudi, M.Si., dalam laporannya menyatakan bahwa Puncak Peringatan BBGRM dan HKG PKK Kabupaten Tuban tahun 2018 diikuti lebih dari 400 orang. Juga disemarakkan dengan penampilan siswa PAUD, TK, dan SD/MI di Desa Socorejo. Selain itu, dilakukan Pelayanan Posyandu dan KB, pameran Produk unggulan Bumdes dan desa se-jenu. [CH/AM]

Komentar Facebook