Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Diduga Depresi Setelah Istri Meninggal, Pria Ini Nekat Gantung Diri

Diduga Depresi Setelah Istri Meninggal, Pria Ini Nekat Gantung Diri

12 April 2019 12:37 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Dusun Dukoh Desa Margorejo Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Jumat (12/04) sekitar pukul 10.00 WIB. digegerkan dengan penemuan salahsatu warga yang meninggal akibat gantung diri di atas sebatang pohon jati milik Tarmijan yang merupakan tetangga korban.

Korban diketahui bernama Panijan (47), nekat mengakhiri hidupnya akibat diduga tergoncang jiwanya semenjak istrinya meninggal sepekan yang lalu.

Dari keterangan Polisi kejadian memilukan tersebut bermula ketika korban pada hari Kamis (11/04) sekira pukul 23.00 WIB.  korban keluar rumah dan oleh keluarga dikira akan memberi makan ternak sapi miliknya yang berada di kandang sebelah rumahnya.

” Menurut keluarga korban keluar untuk memberi makan ternaknya sehingga oleh keluarganya ( mertua dan anaknya) tidak mencari hingga pagi karena keluarganya menduga korban mencari hiburan di Pos kamling, mengingat istri korban baru meninggal satu minggu yag lalu,” terang Kapolsek Kerek AKP Mujito, SH.

Namun, hingga pagi hari korban tidak kunjung pulang sehingga keluarga berusaha mencarinya dan sekira pukul 09.30 WIB mertua korban menemukan menantunya sudah dalam kondisi menggantung pada pohon jati milik tetangganya yang posisinya tidak jauh dengan rumah korban.

” Mengetahui kejadian terebut saksi berteriak – teriak meminta pertolongan pada warga dan warga berdatangan, ” lanjut Mujito.

AKP Mujito juga menambahkan bahwa ciri – ciri korban gantung diri tersebut adalah , umur 47 tahun, kulit coklat , rambut hitam lurus, tinggi badan sekitar 162 centi meter ,mengenajan pakaian kaos warna abu – abu , celana pendek strip putih, sedangkan tali yang digunakan untuk gantung diri adalah tampar plastik warna hijau yang diikat pada pohon jati setinggi 470 centi meter.

“Dari keterangan beberapa warga korban sering termenung dan menyendiri sejak istrinya meninggal dunia satu minggu yang lalu,” pungkas AKP Mujito.

Sedangkan dari hasil pemeriksaan medis oleh petugas Puskesmas Kerek bahwa lidah korban dalam keadaan menjulur keluar, kemaluan mengeluarkan lendir, dubur mengeluarkan kotoran, serta leher terdapat bekas jeratan tali dan tidak diketemukan adanya tanda – tanda kekerasan sehingga keluarga menolak untuk dilakukan outopsi. [AM/HA]

Komentar Facebook