Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Petani Keluhkan Harga Cabai Yang Kian Jeblok

Petani Keluhkan Harga Cabai Yang Kian Jeblok

12 April 2019 6:15 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Panen cabai yang dirasakan petani tahun ini berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya, pasalnya harga cabai tahun ini dirasa jeblok dan  jauh dari harapan.

Jika tahun lalu harga terendah cabai masih mampu bertahan diharga Rp. 7000  serta mampu menembus angka Rp. 15.000/kilogramnya, untuk tahun ini harga cabai hanya mampu mencapai titik Rp. 7000/kilogram,  bahkan beberapa hari yang lalu cabai pernah merosot drastis hingga Rp. 2500/kilogramnya.

” Tahun ini cabai jeblok paling banter kemarin mencapai Rp. 7000 dan beberapa hari yang lalu pernah anjlok sampai Rp. 2500/kilogram,” terang Jaswadi pengepul cabai yang berhasil reporter kimronggolawe.com saat mangkal di Desa Kedungrejo Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban Jumat, (12/04).

Jaswadi menambahkan bahwa harga cabai memang tak menentu pada tiap harinya sehingga ia tidak dapat memastikan kisaran harganya, bahkan menurutnya harga cabai dalam tiap jamnya pun kadang kerap berubah – ubah.

” Untuk hari ini per kilonya Rp. 3250, harga ini tidak bisa dipastikan untuk esok hari juga, karena esok bisa naik atau mungkin turun,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama Rasmuji salah satu petani cabai yang berhasil diwawancarai media ini mengeluhkan dengan harga cabai tahun ini, pasalnya harga cabai tahun ini tidak sebanding dengan biaya perawatanya.

” Ya mau bagaimana lagi mas, resiko petani ya seperti ini, mau tidak mau ya harus merelakan dengan harga segitu, nanti jika tidak di unduh yo pastine akan bosok (membusuk : Red).

Lebih lanjut pria bertubuh tegap tersebut berharap agar harga cabai dapat meningkat sehingga petani dapat merasakan jerih keringatnya selama ini serta dapat mengembalikan modal perawatanya. [AM/HA]

Komentar Facebook