Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Cipta Kondisi Jelang Lebaran, Polres Tuban Musnahkan Barang Bukti Operasi Pekat Semeru 2019

Cipta Kondisi Jelang Lebaran, Polres Tuban Musnahkan Barang Bukti Operasi Pekat Semeru 2019

28 Mei 2019 3:59 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Dalam rangka cipta kondisi jelang idul fitri 1440 Hijriah,Jajaran kepolisian Polres Tuban bersama Forkopimda Kabupaten Tuban Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Semeru tahun 2019. Dan melaksanakan pemusnahan Barang Bukti (BB) Operasi Pekat Semeru tahun 2019, Selasa (28/05).

Operasi Pekat Semeru 2019 yang dilaksanakan selama 12 hari yang dimulai pertanggal 15-26 Mei 2019,
Jajaran kepolisian Polres Tuban telah berhasil mengungkap 72 Kasus baik itu judi, prostitusi dan minuman keras. Dan untuk kasus miras polisi berhasil mengungkap 58 dari Target Operasi (TO) hanya 7 kasus Miras.

” Dalam operasi pekat Semeru 2019 kita beehasil mengungkap 58 kasus miras, Tiga diantaranya ditahan lantaran produksi miras, sedangkan yang lainya langsung dilakukan sidang tipiring,” terang Kapolres Tuban, AKBP Nanang Haryono didampingi Forkopimda Tuban.

Kapolres Kelahiran Bojonegoro menambahkan, dari jumlah kasus tersebut, rata-rata produksi minuman keras berada di Kecamatan Semanding. Untuk itu, pihaknya tidak akan lelah untuk melakukan pengungkapan kasus miras hingga tahun 2019 demi mewujudkan Tuban zero miras.

“Jajaran Forkopimda, Janji kami 2019 zero miras, kriminalitas, hal tersebut akan selalu kami tegakkan dan kami tidak akan lelah, kami tidak akan capek, melaksanakan kegiatan tersebut,” ucapnya tegas.

Dalam pemusnahan tersebut barang bukti yang dimusnahkan adalah sebagai berikut: sebanyak385 botol berukuran 1,5 liter miras jenis arak total sebanyak 577,5 liter, 55 botol berbagai merk miras diantaranya 35 botol Anggur Kolesom Cap Orang Tua.

Kemudian 16 botol Angggur Merah Cap Orang Tua, 4 botol Beras Kencur Cap Orang Tua, 5 buah kompor gas, 3 buah dandang, 8 buah LPG 3 kg.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya pelaku diancam pidana Pasal 204 jo pasal 135 jo pasal 71, pasal 140 jo pasal 86 UURI Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun. [CH/AM]

Komentar Facebook