Terkendala Angin, Cabor Paralayang Hari Pertama Invalid

BERITA KIM RONGGOLAWE OLAHRAGA


KIM Ronggolawe – Perlombaan Porprov Jatim 2019 Cabang Olahraga (Cabor) Paralayang hari pertama kategori Ketepatan Mendarat (KTM) nomor individu putra dan putri di bukit Glodakan, Trantang-Wolutengah, Kerek, Tuban, Selasa (02/07) dinyatakan invalid (cacat/batal).

Hal ini disebabkan, oleh cuaca yang tidak mendukung para atlet unjuk kebolehan, karena kecepatan angin tidak stabil. Perlombaan yang semula rencananya dimulai pukul 1 siang (13.00 wib) ini, baru bisa dilaksanakan sekitar pukul 16.30 wib setelah angin dinyatakan stabil.

Thomas Sabarudin, sutradara pertandingan cabor paralayang menyampaikan, sebenarnya pihaknya telah skenariokan dengan kondisi kemarin saat uji coba, namun kondisi alam tidak bisa dilawan dan baru mendapat angin bagus mendekati sunset (terbenam matahari).

“Teknisnya atlet paralayang terbang tidak boleh melebihi sunset atau kecepatan angin di atas 20 knot, sehingga besok mudah-mudahan bisa lebih baik dan kita perpanjang dari jadwal semula 17.00 wib selesai menjadi 17.20 wib,” terangnya.

Sehingga kesimpulannya, untuk perlombaan hari pertama belum valid, karena baru bisa masuk penilaian setelah 4 round. “Hari ini saja 1 round belum selesai, semua kabupaten/kota belum terbang semua hari ini, kita baru bisa menilai sampai 4 round dan bisa tahu pemenangnya,” katanya.

Untuk besok, pria yang sudah memiliki lisensi Judge (juri) paralayang internasional ini memastikan tetap dimulai pukul 1 siang, cuma bedanya dengan hari pertama close (tutup) menjadi 17.20 wib supaya round yang tersisa bisa selesai.

Pihaknya berharap, untuk hari-hari selanjutnya semoga kondisi alam bisa bersahabat dan menuntaskan pertandingan hingga selesai tepat waktu sesuai jadwal. [CH/AM]