Temu Pengusaha Se-Kabupaten Tuban, Syariah Indonesia LLC Siapkan Investasi USD 150 Juta

BERITA KIM RONGGOLAWE INDUSTRI & WIRAUSAHA

KIM Ronggolawe- Sedikitnya 50 pengusaha Se-Kabupaten Tuban mengikuti temu usaha dengan Syariah Indonesia LLC (Limited, Legalited Company) di salah satu cafe di Tuban, Senin (16/09).

Pertemuan pengusaha ini sebagai media seleksi untuk mendapatkan mitra yang siap menjadi representative di Kabupaten Tuban, sekaligus sebagai proses observasi (Mengenal kondisi) di setiap wilayah.

Suparmono, SE.MM Manager Counrty SYARIAH INDONESIA, LLC dalam keterangannya menyampaikan, pertemuan tersebut sebagai awal pengenalan sekaligus mengajak bermitra dengan para representative agar setiap projek – projek yang akan dijalankan betul – betul dapat memberikan dampak sosial bagi masyarakat sekitar, misal properti
syariah, pihaknya menawarkan akan memberikan kualitas properti terbaik, dengan transaksi atau akad sesuai dengan syariah.

“Di bidang lain seperti halal tourism haji dan umroh SI akan memberikan pelayanan terbaik dengan harga terjangkau dan kemudahan – kemudahan lainya, seperti memberikan dana talangan umrah,
Inilah komitmen SI dalam membangun EKONOMI SYARIAH khususnya di Indonesia yang memiliki penduduk dengan mayoritas muslim terbesar di dunia,” kata pria asli Lamongan ini.

Pihaknya menegaskan, SI bersama mitra representative daerah berkomitmen mengajak para pengusaha untuk ikut
berpartisipasi membangun EKONOMI SYARIAH di Indonesia dan Negara – Negara muslim lainnya.

Adapun nilai investasi yang ditawarkan, pihaknya mengaku telah menyiapkan nilai USD 150 juta (setara Rp 2,1 triliun) untuk pengembangan bisnis di Tuban-Bojonegoro, dengan pilot projek pertama di bidang properti.

Sementara itu, Iing Luthfiana Representative Syariah Indonesia wilayah Tuban mengaku tertantang saat ditawari pertama kali konsep bisnis dari SI. Sebab dengan konsep anti riba ini dirinya mengaku, jenis bisnis yang saat ini properti sebagai pilot projek di Tuban mampu berkembang pesat.

“Saya awalnya di bully oleh beberapa orang, namanya saja Syariah mereka khawatir konsepnya ke arah aliran Islam radikal, namun karena bully.an itu saya tertantang dan akan membuktikan dugaan mereka salah,” kata pengusaha perempuan dan juga aktivis NU Tuban ini.

Pengusaha developer ini berharap, agar kedepan dengan adanya Syariah Indonesia LLC bisa bermanfaat untuk umat. Karena dirasa hadirnya akan bermanfaat untuk pembiayaan berbasis syariah anti riba.

“Dan ini akan berguna khususnya bagi masyarakat kalangan menengah kebawah, karena projek yang dibidik adalah projek yang sudah jalan,” pungkasnya. [CH/AM]