Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Wabup Hadiri Silaturahmi Penguatan Kerukunan Umat Beragama, Ini Pesannya

Wabup Hadiri Silaturahmi Penguatan Kerukunan Umat Beragama, Ini Pesannya

3 Desember 2019 2:02 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe– Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si menghadiri silaturahmi dalam rangka penguatan kerukunan umat beragama yang diselenggarakan Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tuban di Pendopo Kecamatan Palang, Rabu (03/12).

Dalam kegiatan tersebut sedikitnya 100 peserta hadir, masing-masing dari Kecamatan Palang, Tuban kota, Semanding dan Widang, yang terdiri dari unsur kepala desa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Didik Purwanto, Kepala Kantor Kesbangpol Tuban dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan, di Kabupaten Tuban saat ini kerukunan umat beragama sangat rukun, hidup berdampingan, saling menghormati dan penuh toleransi.

“Kondusivitas di Wilayah Tuban harus terus dipertahankan, sehingga sinergitas seluruh elemen maayarakat sangat diperlukan,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, M.Si yang secara khusus hadir mengatakan, pihaknya mengapresiasi kegiatan semacam ini karena mendapat respon dari tokoh-tokoh agama dan masyatakat luas.

“Saya memang sengaja minta datang ke sini, asalnya saya tidak diundang, jadi saya minta kepada kepala Kesbangpol Tuban coba kalau ada acara yang melibatkan komponen masyarakat, saya pengen ikut,” kata Wabup.

Wabup dua periode ini mengapresiasi pertanyaan dan usulan beberapa peserta yqng mengharapkan pemerintah hadir ditengah-tengah permasalahan masyatakat. Baik itu permasalahan sosial, problem-problem antar agama. “Yang paling rumit itu problem intraagama atau permasalahan dalam agama, itu lebih rumit permasalahannya,” menurutnya.

“Kalau dalam Islam sering kali dalilnya keluar semua sama, namun penafsirannya beda-beda berdasarkan kepentingannya yang diperjuangkan. Kalau beda agama kan sudah jelas beda,” imbuh Wabup asal Rengel ini.

Inilah nantinya, kata Wabup akan secara bersama-sama diurai ditengah masyarakat. Sebab, sejak reformasi 22 tahun ini sering kali permasalahan muncul, pertama karena perbedaan generasi.

“Perbedaan generasi ini yang memunculkan suasana batin, suasana sosial, suasana budaya yang tidak sama. Belum lagi lonjakan kemajuan teknologi yang luar biasa pesatnya,” paparnya.

Padahal lanjut Wabup, itulah nyata-nyata yang harus dihadapi era saat ini. Termasuk diantaranya permasalahan yang muncul, termasuk berita hoax, fitnah dan sebagainya nyebarnya mudah tapi pendeteksiannya kadang yang sulit.

Termasuk yang perlu diwaspadai, pesan Wabup yakni munculnya paham radikalisme, intoleransi, disharmonisasi masing-masing elemen masyarakat, termasuk permasalahan Narkoba yang telah ditangani dari Pusat hingga daerah. [CH/AM]

Komentar Facebook