Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Sasar Ranmor di Sawah, Dua Pelaku Curanmor Asal Kerek Ditembak Polisi

Sasar Ranmor di Sawah, Dua Pelaku Curanmor Asal Kerek Ditembak Polisi

15 Mei 2020 3:10 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe– Jajaran Unit Jatanras Satreskrim Polres Tuban berhasil membekuk 2 orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah hukum Kabupaten Tuban.

Bahkan, sempat terjadi kejar-kejaran sebelum akhirnya pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas oleh polisi lantaran hendak kabur saat akan ditangkap di rumah tersangka.

Kedua pelaku tersebut bernama Juwanto (30) warga Desa Kedungrejo, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban dan Alim (55) warga Desa Sidonganti, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban.

Kapolres AKBP Ruruh Wicaksono saat rilis di Mapolres mengungkapkan, berdasarkan dari hasil pemeriksaan, pelaku tersebut melakukan aksi curanmor dengan sasaran motor di tepi sawah yang ditinggal oleh pemiliknya.

“Kasus ini berhasil diungkap berdasarkan laporan masyarakat atas informasi kepada jajaran Polsek Kerek dan Polsek Singgahan atas maraknya penjualan unit sepeda motor di wilayah tersebut,” terang Kapolres Tuban, Jumat (15/05).

Dalam keterangannya, Kapolres menjelaskan, kedua pelaku ini juga beberapa kali melakukan aksi curanmor dengan modus penipuan. Dengan dalih pura-pura menjadi penumpang ojek lalu meminjam motor dan membawa kabur motor korban, sebelum akhirnya berhasil diringkus pada Senin, 11 Mei 2020.

Sementara itu, dari keterangan kedua pelaku aksi curanmor ini dilakukan sudah sekitar 4 bulan terakhir. Dari hasil pencurian itu, setiap unit motor dijual dengan harga Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta tergantung jenis unitnya.

Untuk diketahui, dari hasil penangkapan dan pengembangan, petugas berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 7 unit motor bodong. Dari 7 motor tersebut baru ada 2 yang berhasil diidentifikasi pemiliknya.

Atas ulah pelaku, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keduanya dikenakan Pasal 363 Ayat 1 KE 4E dan 5E KUHP dan 362 KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 (tujuh) tahun penjara. [CH/AM]

Komentar Facebook