Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Kabupaten Tuban Canangkan Berdiri Sat Polair, Ini Alasannya

Kabupaten Tuban Canangkan Berdiri Sat Polair, Ini Alasannya

22 Oktober 2020 3:14 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe– Kabupaten Tuban mempunyai letak yang strategis, yakni kota perbatasan antara Provinsi Jawa Timur dan Jawa Tengah dan menjadi salah satu kabupaten di Jawa Timur yang terletak di pesisir Pantai utara yang memiliki panjang pantai mencapai 65 kilometer.

Selain itu, juga akan dibangunnya mega proyek strategis Nasional pembangunan kilang minyak Pertamina Rosneft. Hal ini menjadi pertimbangan perlunya dibentuk Satuan Polisi Air (Satpolair) untuk mengamankan perairan di wilayah hukum Polres Tuban.

Atas dasar itu, Kepolisian Resort Tuban menerima kunjungan dari Tim Rorena Polda Jatim terkait Studi Kelayakan pembentukan Satpolair di wilayah hukum Polres Tuban, rombongan tim dipimpin Kabagstrajemen Rorena Polda Jatim, AKBP Moh. Bashori, S.I.K., didampingi Kasubbagstrabang Bagstrajemen Kompol Roni Jusuf, S.H bersama anggota yang diterima oleh Kapolres Tuban AKBP Ruruh Wicaksono, S.I.K., S.H., M.H.,

Rombongan tiba di Polres Tuban sekitar pukul 08.00 wib dan langsung mengadakan rapat koordinasi di ruang rapat Sanika Satyawada Polres Tuban, Kamis (22/10).

Turut hadir dalam rapat para PJU, Kasi Kesbangpol Chusnul Yakin, Staf ahli Bupati bidang Perekonomian, Kartono , Kasi Sarpras Dinas Perikanan Kabupaten Tuban,Warsito, BPBD, perwakilan Satpolair pos Tambakboyo.

Dalam sambutannya, Kapolres Tuban menyampaikan bahwa pengajuan pembentukan Sat Polair di wilayah Tuban sudah sejak 2017 silam.

“Polres Tuban sudah sejak 2017 mengajukan Pembangunan Sat Polair, Kami juga sudah memperoleh Hibah tanah dan sudah bersertifikat sejak tahun 2011 seluas 6.710 m² di Kecamatan Bancar tidak jauh dari bibir pantai,” ucap Kapolres kelahiran Ngawi itu.

Lebih lanjut Ruruh menyampaikan, pertimbangan yang mendasar diajukannya pembentukan Sat Polair di wilayah hukum instansi yang dipimpinnya adalah letak geografis.

“Luas wilayah laut kurang lebih 22.608 m² dan garis pantai 65 km dan sepanjang pantai tersebut ada pelabuhan-pelabuhan yang strategis antara lain: pelabuhan TPPI, Semen Indonesia, Holcim, PLTU Tanjung awar-awar dan sebentar lagi ada pembangunan Mega proyek Kilang Minyak Pertamina Rosneft,” tandasnya.

Hal itu yang mendasari Polres Tuban mengajukan segera dibangunnya Sat Polair, mengingat saat ini cuma 7 personel Polair yang ada, itupun dari ditpolair.

Sejalan dengan pernyataan Kapolres Tuban, Kabagstrajemen Rorena Polda Jatim AKBP Moh. Bashori, S.I.K. menyampaikan, hasil coffe morning dengan Kapolda Jatim bahwa Polres Pesisir yang belum memiliki Sat Polair agar melakukan pengusulan.

“Alhamdulillah kemarin dari Polres Tuban sudah mengusulkan dan saat ini kita sedang melakukan studi kelayakan apakah itu di setujui atau tidak yang pertama adalah kesiapan dari Polres, yang kedua adalah partisipasi dan dukungan dari instansi lain, kemudian masyarakat menyatakan saat ini kami benar-benar perlu kehadiran Kepolisian khususnya Sat Polair dan sebagainya, ini adalah yang sangat penting, sehingga kita bisa meyakinkan bahwasannya memang Sat Polair yang ada di Tuban ini memang penting untuk di bentuk Satuannya,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Sarpras Dinas Perikanan Kabupaten Tuban, Warsito menyampaikan kepada Tim kendala saat ini karena belum terbentuknya Sat Polair di Wilayah Tuban.

“Kita selama ini apabila ada suatu koordinasi selalu ke Ditpolair Tanjung Perak, ini terkendala dengan jarak dan lain sebagainya, kita terkendala dengan luasnya jangkauan, sedangkan permasalahan yang ada di Kabupaten Tuban ini banyak, di antaranya perbatasan dengan Jawa tengah, sehingga permasalahannya dengan area tangkap nelayan,” ujarnya.

Sehingga pihaknya meyakinkan, pembentukan Sat Polair di Kabupaten Tuban ini sangat dibutuhkan sekali, sehingga bisa memudahkan pihaknya dalam berkoordinasi, dan berharap bisa menuntaskan semua masalah yang selama ini menjadi kendala.

Setelah selesai melakukan rapat koordinasi Tim Rorena langsung bergeser menuju lokasi di pantai mamer Desa Margosuko kecamatan Bancar untuk melakukan peninjauan dan survei lokasi. [CH/AM]

Komentar Facebook