21 April 2021

Tim Koordinasi BSP Tinjau Distribusi Komoditi Program Sembako di Kecamatan Kerek

 

KIM Ronggolawe– Mulai bulan ini, Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini telah diubah menjadi Program Sembako. Bantuan program ini telah didistribusikan serentak di 20 kecamatan se Kabupaten Tuban, Kamis (25/03).

Dalam pendistribusiannya, tim koordinasi Bantuan Sosial Pangan (BSP) Kabupaten Tuban terjun langsung di kecamatan untuk melakukan monitoring komoditi yang akan didistribusikan ke agen dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dua bulan terakhir, proses pengecekan melibatkan sejumlah pihak terkait di Kabupaten Tuban. Sementara untuk Komodoti ditetapkan Dinsos P3A Tuban, karbohidrat minimal 70 persen atau 15 Kg Beras Premium, sisanya protein hewani (telor) dan protein nabati (tahu dan atau tempe), dengan sistem Pre Order (PO).

Santoso, Kasi Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Tuban, dalam keterangannya menyampaikan, pihaknya telah mengecek langsung bersama tim kelayakan komoditas beras.

“Tadi telah kita saksikan bersama, kita juga telah tanya langsung kepada agen tentang kelayakan beras tersebut,” ucap Santoso di Pendopo Kecamatan Kerek.

Pihaknya mengaku, jika distribusi bulan ini mengalami keterlambatan hingga akhir bulan yang dikarenakan ada perbaikan data oleh Kementerian Sosial RI.

“Biasanya awal bulan bantuan ini telah didistribusikan, namun terkendala perbaikan data KPM maka agak telat hingga akhir bulan,” tandasnya.

Meski begitu, pihaknya berkomitmen guna menjamin kualitas komoditi serta tepat sasaran, pendistribusian juga tetap mendapatkan pengawasan dengan pola 6T (tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi).

Sementara itu, Murtaji selaku Pendamping Program Sembako di Kecamatan Kerek mengaku, jika distribusi program sembako ini telah ditunggu-tunggu oleh KPM.

“KPM memang sangat berharap segera cair, karena biasanya awal bulan dan alhamdulillah meski agak telat hari ini sudah bisa didistribusikan,” timpalnya.

Dari datanya, untuk bulan ini ada 4.218 KPM di Kecamatan Kerek yang tersebar di 17 desa. Angka itu masih sama dengan data jumlah KPM bulan lalu. [CH/AM]