34 Penghulu diturunkan Kemenag Jelang Tradisi Nikah Malem Songo

 

KIM Ronggolawe – Demi lancar dan suksesnya pernikahan di malam songo pada KUA kecamatan se-kabupaten Tuban, Kementerian Agama akan menerjunkan 34 penghulu.
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Ahmad Munir, Rabu, (27/04), usai mengisi materi bimbingan perkawinan bagi calon pengantin di kecamatan Kerek. “Seluruh Penghulu kita terjunkan, sesuai wilayah kerja masing-masing,” kata ia.

Malam songo yang jatuh pada malam ke-29 bulan Ramadhan atau bertepatan dengan hari Sabtu mendatang tanggal 30 April 2022, merupakan malam yang dianggap istimewa oleh sebagian masyarakat kabupaten Tuban sehingga dijadikan tradisi untuk melangsungkan pernikahan.

“Dipilihnya malam songo karena dianggap memiliki banyak keberkahan sehingga dalam satu malam terdapat 391 pasang pengantin yang melepas lajang,” ujarnya.

Menurut pria melek IT ini, ada beberapa alasan mengapa nikah di malam songo. Pertama, malam songo dianggap malam istimewa diatas tradisi yang ada. “Artinya mereka akan tetap melangsungkan pernikahan meski secara hitungan jawa ada ‘weton dan nogo-dino’ tidak baik, karena bagi mereka malam songo tidak pakai hitungan,” ulasnya.

Kedua, di malam songo banyak keluarga pengantin yang sudah mudik dan berkumpul, sehingga mereka sangat senang saat pernikahannya bisa disaksikan banyak keluarga. “Ketiga, mereka nikah di malam songo dengan harapan pernikahannya mendapat keberkahan dan kemuliaan bulan Ramadhan,” bebernya.

Nikah pada malam songo di kabupaten Tuban, menurut Kasi Bimas Islam Kemenag Tuban, Mashari, terbesar jumlahnya dari kecamatan Soko, sejumlah 52 pasang dan terkecil kecamatan Kenduruan ada 3 pasang calon pengantin.
“Pernikahan malam songo terbanyak di dominasi daerah Tuban selatan, yang meliputi wilayah Soko, Rengel, Plumpang, Widang dan Semanding,” ulasnya.

Pria berperawakan tinggi besar ini menyebutkan jumlah nikah malem 9 di tiap kecamatan. Plumpang 44, Kerek 17, Bangilan 10, Palang 24,
Rengel 43, Jatirogo 10, Montong 11, Tambakboyo 9, Senori 11,
Bancar 4, Jenu 20, Widang 31,
Grabagan 14, Semanding 30, Parengan 16, Singgahan 9, Soko 51, Merakurak 14, Tuban 20 dan
Kenduruan 3 pasang.
“Jumlah nikah malam songo tersebut kita update per Senin 25 April 2022,” ujarnya.

Kementerian Agama juga getol sekali membekali calon pengantin tersebut dengan pelatihan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin di beberapa titik. [CH/AM]