15 Pasang Catin di Kerek Dapat Kado Tanaman dari KUA

 

KIM Ronggolawe – Kementerian Agama Tuban terus menggenjot kegiatan bimbingan perkawinan bagi calon pengantin. Kali ini kegiatan difokuskan untuk calon pengantin di KUA kecamatan Kerek, tepatnya di Sumber Arum Park, Selasa (05/07). Yang menarik, dalam kegiatan ini diserahkan sepasang tanaman kepada calon pengantin oleh Kakankemenag Tuban, didampingi oleh Kasi Bimas, Kepala KUA Kerek dan narasumber dari Puskesmas.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Ahlmad Munir memberikan penghargaan kepada Kepala KUA atas inovasi ini. Ia berharap program ini bisa terus berlanjut.

Dalam kesempatan ini pria asal Bojonegoro ini menyampaikan empat pilar dalam membentuk rumah tangga. “Pertama, berpasangan, dalam berumah tangga adalah sepasang, tidak ada yang paling dominan, tidak boleh salah satu menganggap pasangannya tidak penting, karena menikah itu menyatukan dua hal yang berbeda,” jelasnya.

Kedua dalam berumah
tangga harus menjadikan sebagai ikatan yang kokoh atau mitsaqon gholidhon. “Ketiga memperlakukan pasangan dengan baik, tidak ada yang merasa paling baik dan keempat
musyawarah, selalu menyelesaikan persoalan rumah tangga dengan musyawarah,” imbuhnya.
Selain itu, sambungnya dalam berumah tangga harus ada segitiga cinta.
“Ada komitmen, ada gairah dan ada keintiman,” ujarnya.

Kasi Bimas Islam Kemenag Tuban, Mashari menjelaskan giat bimbingan perkawinan bagi calon pengantin angkatan ke 48 ini diikuti 15 pasang calon pengantin. Pria asal Lamongan ini menjelaskan beberapa alasan Kemenag menyelenggarakan kegiatan ini. “Diantaranya agar yang menikah dapat menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah serta untuk menekan angka perceraian yang makin melesat angkanya,” ujarnya.

Sementara itu dihubungi disela kegiatan Kepala KUA Kerek, Nurul Yakin Anas menjelaskan pihaknya berupaya memberikan edukasi nyata dengan memberikan sepasang bibit tanaman kepada calon pengantin yang mengikuti binwin di kecamatan Kerek.

“Ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, kita awali dari calon pengantin, ada bibit Apokat, jambu Thailand dan Cemara yang kita bagikan,” ungkapnya.

Selain menerima materi dari Kakankemenag dan Fasilitator, calon pengantin juga menerima materi tentang reproduksi dan kesehatan dari Puskesmas dan PLKB (Petugas Lapangan Keluarga Berencana). [CH/AM]