Kapolres Tuban Kunjungi Lokasi Banjir di Rengel

Kapolres Tuban, saat tinjau lokasi Banjir

KIM Ronggolawe – Intensitas curah hujan yang tinggi beberapa hari terakhir membuat bebarapa desa lintasan sungai bengawan Solo di Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban ketar – ketir, pasalnya Kecamatan yang kerap kali menjadi langganan banjir luapan sungai bengawan solo tersebut saat ini sudah ada beberapa desa yang terdampak  luapan sungai terpanjang di pulau Jawa tersebut.

Dari data yang berhasil kimronggolawe.com himpun untuk saat ini terdapat tiga desa di Kecamatan Rengel yang terdampak luberan sugai bengawan Solo, dengan tingkat ketinggian air yang berbeda yakni, Desa Karangtinoto, Desa Kanorejo  dan Desa Tambakrejo.

Kapolres Tuban  AKBP Sutrisno HR, S.H., S.I.K., M.Si berserta jajaranya Jum’at, (23/02) turun langsung ke lokasi untuk meninjau lokasi banjir, turut dalam kunjungan tersebut AKP Kusmindar. SH Kasat Sabhara Polres Tuban, AKP M. Sholeh SH, M.Hum Kasat Intelkam Polres Tuban, AKP Yani Susilo. SH Kapolsek Rengel, AKP Eko Iskandar SH, S.IK Kasat Lantas, KAPTEN INF Isthoha Danramil Rengel, satu regu Sat sabhara Polres Tuban, serta 25 anggota personel Polres Tuban.

Dari tiga desa yang terdampak luapan sungai bengawan Solo tersebut, sepanjang 500 meter jalan Desa Tambakrejo terendam air setinggi sekitar 30 centimeter, serta sektar 70 hectare area persawahan tak luput dari sasaran banjir, dan sekitar 7 rumah warga pun juga tergenang air dengan tinggi sekitar 5 sampai 10 centimeter.

Sedangkan dari Desa Karangtinoto terpantau  sepanjang 500 meter jalan desa  terendam air setinggi 30 cm, serta area persawahan  sekitar 10 hectare dengan  ketinggian air sekitar 40 hingga 60 centimeter, selanjutnya Desa Kanorejo Jalan desa sepanjang 50 meter terendam air setinggi 10 sampai 25 centimeter, serta sekitar 50 hectare persawahan tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai 30 centimeter serta satu rumah  warga tergenang air setinggi 10 centimeter.

Dalam kunjunganya tersebut Kapolres Tuban memastikan untuk saat ini banjir belum berdampak pada adanya pengungsi ” Untuk saat ini belum berdampak adanya pengungsian karena ketinggian air masih kisaran 10 hingga 30 centimeter,” ujar Kapolres Tuban.

Lebih lanjut pria asal Makasar tersebut juga menjelaskan untuk saat ini pihaknya akan terus memantau ketinggian air serta selalu menyiagakan personel Polsek Rengel di lokasi banjir.

” Kita akan terus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tuban dalam rangka pemantauan luapan air dan antisipasi adanya pengungsi serta menyiapkan sarana evakuasi berupa perahu karet dan pelampung,” pungkasnya. [AM/HA]