Prihatin Dengan Sampah Berserakan PMR SMPN 1 Kerek, Pungut Sampah Saat Pawai Karnaval

KIM Ronggolawe – Giat peringatan HUT Kemedekaan ke- 73 Republik Indonesia yang diselenggarakan oleh Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, serta mengundang banyak pengunjung terjadi pada saat pawai karnaval kategori SMP/Mts, SMA/MA dan umum, Kamis (30/08).

Sebanyak 23 peserta turut ambil bagian dalam kegiatan yang tahun lalu ditiadakan oleh panitia setempat tersebut, seakan mengobati kerinduan warga Kecamatan Kerek dan sekitarnya berbondong – bondong memadati ruas jalan yang dilalui oleh peserta pawai, pasalnya kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai salah satu hiburan yang merakyat, sehingga mengakibatkan ruas jalan yang dilalui oleh peserta karnaval nampak berserakan sampah – sampah plastik bekas makanan dan minuman yang tercecer sembarangan.

Hal ini dimanfaatkan oleh komunitas peduli lingkungan PMR (Palang Merah Remaja) dari SMP Negeri 1 Kerek untuk turun jalan, memungut sampah – sampah yang berserakan ditengah pawai sedang berlangsung dengan tujuan agar sampah yang ditinggalkan oleh para pengunjung tidak terlalu menumpuk disepanjang jalan.

Menurut ketua Palang Merah Remaja SMP Negeri 1 Kerek, Nofa Setianto kepada reporter kimronggolawe.com  Jum’at, (31/08) mengatakan bahwa pihaknya sangat prihatin dengan adanya sampah – sampah yang berserakan yang ditingglkan oleh pengunjung, sehingga bersama dengan anggotanya ia berbagi tugas sebagian mengikuti karnaval dan beberapa anggotanya diajak turun ke jalan untuk membersihkan sampah.

” Kami dari PMR SMP Negeri Kerek sangat peduli terhadap lingkungan apalagi sekolah kami termasuk sekolah Adiwiyata propinsi, jadi kami merasa tergerak untuk melakukan pemungutan sampah ini, karena masih banyak sekali orang yang tidak sadar akan kebersihan lingkungan oleh karna itu kami ada, dan juga sekaligus untuk mensosialisasikan kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan lingkungan,” ungkap Nofa.

Menurut Nofa, kegiatan yang ia lakukan bersama dengan anggotanya tersebut adalah bentuk kepedulian sekaligus menerapkan kebiasaanya saat berada di lingkungan sekolah, (SMP Negeri 1 Kerek : Red) yang juga menerapkan program GPS (Gerakan Pungut Sampah) dalam SMS (Semenit) yaitu sebuah program yang di luncurkan sekolah untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan.

” Semoga dengan kegiatan yang kami lakukan kemarin dapat menjadi contoh dan semoga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” harap pelajar kelas IX ini.

Nofa juga membeberkan bahwa selain program GPS dan SMS di sekolah dimana ia menuntut ilmu juga menerapkan program UKS (Usaha Kesehatan Sekolah) serta PPPGD (Pertolongan Pertama Pada Gawat Darurat) yang pada tiap hari Senin diwaktu upacara bendera selalu siaga.

” Kegiatan PMR juga meliputi 8 golongan diantaranya  UKS dan juga PPGD, Dan pada setiap hari Senin kami bersama tim bersiaga saat upacara bendera,” pungkasnya. [AM/HA]