30 Juli 2021

Insfrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Program Kerja Prioritas Bupati Lindra

 

KIM Ronggolawe – Setelah dilantik Gubernur Jatim beberapa waktu lalu, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, SE., bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dengan OPD terkait mengenai program pembangunan di Kabupaten Tuban, Selasa (22/06).

Bupati Tuban secara langsung memberi pengarahan kepada jajaran pegawai Bappeda dan BPPKAD Tuban tentang perencanaan pembangunan dan keuangan yang akan dilaksanakan kedepan. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa dalam perencanaan yang dilakukan telah sesuai dengan program kerja prioritas yang telah disusun sebelumnya. Terutama dalam bidang Infrastruktur, pendidikan dan kesehatan.

Bupati Halindra menekankan perlu adanya standarisasi terhadap pendidikan di kabupaten Tuban. Materi pengajaran juga dimasukkan kearifan lokal maupun potensi wilayah baik dalam mata pelajaran maupun ekstrakurikuler. Langkah tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan sarana prasarana pendidikan.

Bupati Tuban mengingatkan agar anggaran pada sub bidang penunjang atau sekunder dapat dialihkan pada sub bidang lain yang lebih prioritas dan mendesak. Hal ini dilakukan agar mampu memaksimalkan dana maupun anggaran pada pagu pendidikan.

“Sehingga, tidak ada lagi kasus pungutan maupun iuran lagi bagi wali siswa agar tidak memberatkan,” ungkapnya. Tujuannya, mampu meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM) kabupaten Tuban. Mampu mewujudkan masyarakat yang berdaya saing dan mampu memaksimalkan potensi kabupaten Tuban.

Sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas program pembangunan di kabupaten Tuban kedepannya. Bupati Tuban Halindra menginstruksikan agar penanganan Covid-19 di kabupaten Tuban harus menjadi perhatian semua pihak. Upaya penanganan Covid-19 harus ditingkatkan dengan memaksimalkan testing, tracing, dan treatment. “Masyarakat harus terus diedukasi dengan berbagai cara tentang disiplin protokol kesehatan,” sambungnya.

Bupati Halindra menyatakan Pemkab Tuban harus mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19 pada APBD Tahun 2022. Sejumlah fasilitas pendukung seperti mobil coolbox, ruang isolasi, vaksin, dan ketersediaan kamar perawatan harus termuat. Penanggulangan pandemi Covid-19 harus ditangani dengan hati-hati. Di samping, perlu ada upaya pemulihan ekonomi masyarakat. [MCT/AM]