Derita Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Pria di Kerek Nekat Gantung Diri

KIM Ronggolawe – Warga Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, dihebohkan dengan meninggalnya salah seorang warganya akibat gantung diri.
Dikektahui korban adalah J, (50) warga RT.02 RW.01 Desa Temayang nekat mengakhiri hidupnya sekitar pukul 08.00 WIB dengan cara gantung diri menggunakan tali tampar warna biru dengan panjang sekitar 1,3 meter yang diikatkan pada kuda- kuda bagian dapur rumah, yang terbuat dari cor dan pada ujung yang menjerat leher dibuat simpul hidup, Rabu, ( 02/04).
Kapolsek Kerek Iptu. Kastur, SH saat dikonfirmasi media ini menuturkan bahwa awal mula kejadian tersebut sekitar pukul 06.30 WIB, korban menyuruh anak putrinya untuk dibelikan air kelapa, dan oleh anaknya dijawab kalau habis menyuci baju, selanjutnya anak korban mencuci baju disamping rumah.
” Kemudian sekitar pukul 08.00 WIB, ayah tiri korban datang kerumah korban untuk memberitahukan yang rencananya akan melakukan pengobatan di daerah Borokembang Kecamatan Grabagan, pada pukul 14.00 WIB nanti, karena korban sekitar satu tahun ini, mengalami sakit dadanya sesak, sudah dibawa kerumah sakit di Surabaya, namun belum ada perkembangan, yang dikeluhkan korban setiap habis Magrib dadanya terasa sesak untuk bemafas, sewaktu ayah tiri mencari korban diruang tamu dan kamar tidur tidak ada, selanjutnya kedapur belakang dan mendapati korban sudah tergantung,” terang Kapolsek Kerek.
Sedangkan dari pemeriksaan medis yang dilakukan oleh Puskesmas Kerek menjelasjan bahwa korban benar meninggal karena gantung diri dengan adanya ciri-ciri tulang leher patah, lidah digigit, keluar sperma serta keluar darah dari anus karen korban menderita ambien akut serta tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka lain ditubuh korban.
” Diduga korban mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri akibat sakit yang dideritanya tak kunjung sembuh,” pungkas Kapolsek Kerek. [AM/HA]