BERITA KIM RONGGOLAWEOLAHRAGA

Dominasi Pertandingan, Persatu Tuban Imbang Lawan Triple’s Kediri di Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur

 

KIM Ronggolawe – Pertandingan Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur tahun 2025/2026 di Tuban Sport Centre (TSC), Persatu Tuban melawan Triple’s Kediri harus berbagi poin dengan skor 1-1 .

Head Coach Persatu Tuban, Slamet Sampurno mengucapkan terima kasih kepada para pemain yang sudah bekerja keras dan berusaha semaksimal mungkin untuk kemenangan pertandingan, terlepas dari hasil yang belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Namun, pihaknya mengapresiasi kerja keras para pemain.

“Karena pertandingan pertama tidak mudah apalagi tadi 2 pemain kunci kami ada yang cedera di awal babak pertama tapi ternyata tidak mengurangi daya juang para pemain,” ujar Slamet Sampurno. Senin (05/01).

Meski sempat tertinggal, Triple’s Kediri gol pertama, Persatu Tuban dapat mengejar setelah babak kedua dan berhasil imbang dengan skor 1-1. “Bagi kita, tadi saya mencatat peluang-peluang itu ada mungkin, namun pemain yang depan belum bisa dimaksimalkan,” imbuhnya.

Sementara itu, salah seorang pemain Persatu Tuban, Rendy Setiawan juga mengucapkan permohonan maaf apabila pertandingan hari ini belum memberikan hasil yang maksimal.

“Kedepannya kita akan maksimalkan lagi di latihan untuk finishing agar pertandingan kedua nanti kita bisa meraih hasil yang positif,” kata Rendy sapanya.

Sementara itu, Head Coach Triple’s Kediri Abdullah Choirul Umar juga menyampaikan rasa syukur dengan pertandingan pertama melawan tuan rumah sempat mencuri poin terlebih dahulu yang dicetak melalui tendangan dari Putra Maulana Dwi.

“Memang melawan tuan rumah itu selalu berat, tapi di babak pertama plan kita sudah berjalan cukup baik, bahkan kita sempat mencuri terlebih dahulu. Namun demikian, kurangnya fokus pemain kita akhirnya terjadi gol balasan dari tuan rumah Persatu Tuban,” ungkap Abdullah Choirul Umar.

Pihaknya juga telah memprediksi
Pertandingan hari ini seperti apa, sebagai pemain juga sudah menjalankan instruksi semaksimal mungkin. Namun, rezeki hari ini hanya dapat satu poin.

“Pemain kita under 23 ada beberapa ada 5 pemain senior pertama sisi dari pemain muda untuk mengontrol emosi ini juga menjadi perhatian kita tapi terlepas dari hal itu kita mengoreksi faktor pemicunya dan itu tidak perlu dibahas karena itu sudah terjadi namun demikian tetap menjadi evaluasi kita bahwasanya ke depan untuk kita bisa lebih mengontrol emosi gitu aja,” pungkasnya.[CH/AM]

Related Articles

Back to top button