Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Menjanjikan, Berternak Lele Di Tengah Polusi Pabrik Semen

Menjanjikan, Berternak Lele Di Tengah Polusi Pabrik Semen

10 September 2017 8:04 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Ditengah hiruk pikuknya kota Kecamatan yang terpolusi oleh hempasan debu pabrik semen terkemuka di Indonesia, Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban merupakan ladang baru bagi pengembangan ekonomi, karena imbas dari berdirinya pabrik raksasa tersebut juga berdampak dengan perpindahan penduduk dari berbagai penjuru, untuk mengadu nasipnya di kota batik gedog tersebut.

Hal ini dimanfaatkan oleh sebagian warga Kerek yang berpikiran krearif untuk mengembangkan kemandirian usaha, ketimbang harus berebut dan berlomba untuk menjadi pegawai pabrik BUMN tersebut.

Subakti Arif salah satunya warga asal Desa Jarorejo Kecamatan Kerek tersebut dalam 8 bulan terahir ini mencoba untuk memanfaatkan peluang dengan membuka peternakan lele bersama dengan beberapa orang temanya.

Dari pantauan Reporter kimronggolawe.com Minggu, (10/09) terdapat 8 petan kolam dengan ukuran 1,5 M X 3 M, yang mana dalam 1 petak terdapat sekitar 1500 ekor ikan lele, dalam keteranganya, pria satu anak yang akrap disapa Arif ini mengatakan untuk per ekor bibit lele yang ia beli dari BBI (Balai Benih Ikan) Kecamatan Singgahan seharga  Rp. 180 per ekor.

“Kami membeli bibit lele ini dari BBI Singgahan dengan harga Rp. 180 per ekor” Ungkap pemuda yang juga sebagai pengurus Karang Taruna Kecamatan Kerek itu.

Lebih lanjut pria satu anak ini menjelaskan, dalam 1 petaknya setelah benih lele ditebar hingga panen memakan biaya sekitar Rp. 800.000.

” Untuk satu petaknya biasanya kami isi sekitar 1500 ekor lele, dan setelah 80 hari, kami bisa memanen sekitar 130 kilo gram, dan menjualnya ke konsumen dengan harga Rp. 17.000 per kilo gramnya” Imbuhnya.

Pria yang juga berprofesi sebagai Scurity Bank tersebut juga menjelaskan kendala dari hobi barunya itu adalah saat musim penghujan,serta saling memangsa lele yang satu dengan yang lainya (kanibal).

“Itu adalah resiko dari pekerjaan, namun dengan berternak lele seperti ini merupakan prospek yang sangat menjanjikan, dan rencananya kegiatan seperti ini akan terus kami kembangkan bersama dengan teman – teman Karang Taruna Kecamatan Kerek” Pungkasnya [AM]

Komentar Facebook
  • 62
    Shares
This post was written by kimronggolawe
About

Admin Web kimronggolawe.com

No comment for Menjanjikan, Berternak Lele Di Tengah Polusi Pabrik Semen

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.