Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Semen Indonesia Sulap Lahan Pasca Tambang Menjadi Tempat Wisata Kreatif di Pabrik Tuban

Semen Indonesia Sulap Lahan Pasca Tambang Menjadi Tempat Wisata Kreatif di Pabrik Tuban

22 Februari 2018 5:32 pm | diplublikasikan oleh |

Dirut Semen Indonesia saat foto bersama Deputi bidang logistik, kawasan & pariwisata kementerian BUMN

KIM Ronggolawe – Tempat wisata Taman “Bukit Daun” yang berada di Desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tengah populer di kalangan wisatawan. Lokasinya berada 18 kilometer dari pusat Kota Tuban, atau membutuhkan waktu sekitar 30 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan.

Disebut “bukit daun” karena taman ini menyerupai bentuk daun yang berada diketinggian. Siapa sangka lokasi yang memiliki panorama indah dan berhawa sejuk ini adalah lahan bekas tambang batu kapur lahan milik Semen Indonesia.

Hari ini, Kamis (22/02) Taman “Bukit Daun” tersebut diresmikan oleh Deputi Bidang Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN Edwin Hidayat Abdulah bersama Direktur Utama PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Hendi Prio Santoso didampingi Direktur Utama PT. Semen Gresik (Semen Indonesia Group) Mukhamad Saifudin.

Deputi Bidang Logistik, Kawasan dan Pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Hidayat Abdulah saat meresmikan taman “Bukit Daun” mengatakan, pihaknya sangan mengapresiasi langkah Semen Indonesia, sebab masyarakat awan mengetahui bahwa lahan pascatambang biasanya tidak bermanfaat. Namun nyatanya, Semen Indonesia mampu menyulap lahan pascatambang menjadi destinasi pariwisata yang bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar atau wisatawan yang ingin berfoto Selfie.

Sementara itu, Direktur Utama Semen Gresik Mukhamad Saifudin menambahkan, taman bukit daun yang diresmikan ini menempati lahan seluas 1.000 m2. Taman ini mulai dibangun akhir Desember 2016 dan selesai pada Januari 2018.

“Taman bukit daun selain rindang juga memilki 10 tanaman langka yang sudah jarang dijumpai, seperti; kawista, damar, gaharu, ulin, duwet, kurma dan tanaman jenis obat yang khusus kita tanam dilahan tersebut,” terang mantan Direktur Komersial PT. Semen Gresik tersebut.

Taman bukit daun akan menjadi wahana wisata baru bagi masyarakat. Beberapa fasilitas telah disiapkan, diantaranya tempat parkir dan toilet. Selain itu, bagi yang suka mengunggah swafoto juga disediakan spot foto yang menarik. Taman Bukit Daun dibuka pada jam tertentu, hari Senin – Jum’at dibuka pukul 15.00 – 17.00 WIB. Sedangkan pada hari Sabtu – Minggu bisa dinikmati mulai jam 08.00 hingga jam 17.00 WIB.

Salah satu pengunjung saat foto

Lebih lanjut Mukhamad Saifudin menambahkan, bahwa Indonesia dalam melakukan penambangan selalu mengedepankan praktik penambangan yang ramah lingkungan. Sebagai contoh, lahan pascatambang batu kapur dirubah menjadi sarana wisata dan hutan yang hijau. Sedangkan lahan pascatambang tanah yang bisa difungsikan untuk budidaya ikan dan pengairan lahan pertanian bagi masyarakat sekitar.

Begitu juga, Direktur Utama PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk. Hendi Prio Santoso menegaskan, hingga tahun 2017 Semen Indonesia telah melakukan reklamasi lahan pascatambang batu kapur di area Pabrik Tuban seluas 187,66 hektar dengan jumlah pohon sebanyak 187.935 batang. Sedangkan di lahan pascatambang tanah liat seluas 67,04 hektar dengan jumlah pohon mencapai 109.932 batang, diantaranya adalah Jati, Johar, Mahoni, Sengon, Trembesi dan Kesambi. [CH/AM]

Komentar Facebook