Meski Kecewa, 377 Warga Tetap Terima Kompensasi dari Survei Siesmik 3D

BERITA KIM RONGGOLAWE INDUSTRI & WIRAUSAHA

KIM Ronggolawe – Sedikitnya 377 warga penggarap lahan yang berada di wilayah administratif Desa Temayang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban, Rabu (23/10) menerima kompensasi dari dampak Survei Seismik 3D Blok Tuban oleh PT. Pertamina Hulu Energi Tuban East Java (PHE – TEJ).

Besaran kompensasi yang diterima warga beragam sesuai dengan luas lahan yang terdampak dari kegiatan seismik tersebut.

Susi Susanti, salah satu warga penerima kompensasi yang lahanya menjadi lintasan survei seismik asal Desa Karanglo Kecamatan Kerek kepada media ini mengungkapkan kekecewaannya setelah mengetahui besaran kompensasi yang ia terima.

” Saya merasa kecewa mas saya kira kompensasi yang diberikan minimal Rp. 100 ribu ternyata dugaan saya salah,” ungkap wanita hitam manis yang mengaku mendapatkan kompensasi sebesar Rp. 59.000 itu.

Hal senada juga disampaikan oleh Warijan, pria paruh baya yang juga berasal dari Desa Karanglo itu menerima 2 lembar amplop yang bertuliskan nominal Rp. 75.000 dan Rp. 54.000.

” Dapat 2 mas, Rp. 75.000 untuk pengeboran, dan Rp. 54.000 untuk lintasan,” ungkapnya.

Terpisah Muhammad Ulin Najah selaku Humas PHE -TEJ saat dikonfirmasi menyatakan bahwa kompensasi yang diberikan tersebut setara menggunakan standar satuan harga yang dikeluarkan Dinas Pertanian.
“Semua sudah sesuai dengan harga pasar dihitung muncul meter persegi, meter lari, tiap orang berbeda sesuai lahan yang kita pakai,” terang Ulin.

Lebih lanjut pria asal Kecamatan Singgahan itu juga menjelaskan bahwa jenis tanam tumbuh seperti jagung akan mendapatkan kompensasi kurang lebih Rp. 3.200, sedangkan untuk tanaman padi Rp. 3.600/meter persegi. Dan untuk lahan kosong Rp. 1.000/meter persegi maupun permeter lari.

” Kita akan coba untuk memberikan yang terbaik sesuai aturan, selain itu kita membantu dari sisi lain seperti Karang Taruna, dan sisi – sisi lain yang bersifat lebih umum, tapi kalau dari sisi lahan sendiri yang bisa kita lakukan yang terbaik dan yang bisa kita sampaikan,” pungkasnya.

Diketahui Desa Temayang merupakan salah satu dari 6 desa di Kecamatan Kerek yang menjadi target sasaran survei seismik beberapa waktu lalu, dan pihak PHE – TEJ dan menerima kompensasi setelah semua kegiatan itu rampung. [AM/HA]