Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Persiapan New Normal Bidang Pariwisata, Disparbudpora Sosialisasi SOP Pelayanan Wisata Standar Covid-19

Persiapan New Normal Bidang Pariwisata, Disparbudpora Sosialisasi SOP Pelayanan Wisata Standar Covid-19

3 Juni 2020 3:10 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Tuban, melalui Bidang Pariwisata menggelar rapat terbatas dengan penerapan standar Covid-19 di aula kantor dinas setempat, Rabu (03/06).

Rapat terbatas tersebut dalam rangka persiapan new normal dengan mengundang perwakilan pelaku usaha pariwisata dari Perhimpunan Hotel dan Restoran, Paguyuban Pemangku Makam, Forum Pokdarwis, Paguyuban Karaoke, Perhutani KPH Jatirogo, Tuban dan Parengan, serta pengusaha obyek wisata swasta.

Suwanto, Kepala Bidang Pariwisata pada Disparbudpora Kabupaten Tuban dalam arahannya menyampaikan tentang sosialisasi SOP pelayanan wisata standar Covid-19 persiapan new normal dan launching aplikasi sistem informasi pengembangan usaha pariwisata.

Suwanto menegaskan, rapat ini dimaksudkan agar masing – masing pengelola wisata mempersiapkan peralatan dan petugas sesuai standar operasional prosedur, sambil menunggu surat edaran dari pusat dan Provinsi Jatim untuk dapat buka kembali.

“Kami memperkirakan, kisaran bulan Agustus kalau pandemi bisa teratasi baru boleh dibuka kembali,” prediksinya.

SOP dimaksud, imbuh Suwanto diberlakukan bagi karyawan maupun pengunjung atau wisatawan yang berada di lokasi wisata. Agar melaksanakan sesuai standar Covid-19 dan meminimalisir penyebarannya.

“Satu agenda rapat termasuk diantaranya penandatanganan MoU pemberlakuan pelaporan usaha wisata secara online,” timpalnya.

Pihaknya juga berpesan, diharapkan untuk pelaku usaha pariwisata yang tidak tutup, seperti hotel dan rumah makan agar bisa memenuhi SOP covid – 19 dalam pelayanan usahanya. Bagi pengelola obyek wisata agar mempersiapkan SOP dan peralatan pendukung sambil menunggu instruksi selanjutnya.

“Masyarakat, wisatawan agar memahami dan mematuhi standar covid-19 sebelum dan selama berkunjung di obyek wisata maupun ketika makan di restoran, sehingga penyebaran covid-19 bisa dicegah sejak awal,” pungkasnya. [CH/AM]

Komentar Facebook