21 April 2021

Setelah TNI dan Polri, Giliran Ulama Prioritas Vaksinasi

KIM Ronggolawe – Wakil Bupati (Wabup) Tuban Noor Nahar Hussein menginstruksikan, agar kalangan ulama mendapat prioritas vaksinasi Covid 19 setelah tenaga medis, dan jajaran lembaga pelayanan publik. Pertimbangannya lantaran ulama memiliki tanggung jawab mendidik umat.
Demikian tegas Wabup Noor Nahar Hussein saat menghadiri peringatan Harlah NU ke 98, sekaligus meresmikan kantor Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Soko, Rabu (03/03).
Tokoh NU asal Rengel itu mengatakan, usai pelaksanaan vaksinasi untuk para tenaga medis di tahap awal, dan disusul tahap kedua untuk petugas pelayanan publik seperti TNI, Polri dan juga PNS, selanjutnya giliran ulama yang menjadi prioritas.
“Puskesmas harus memasukkan ulama menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin selanjutnya. Jika nantinya di pertengahan Maret 2021 proses vaksinasi untuk petugas pelayan publik selesai, maka sasaran selanjutnya adalah para ulama,” tutur Noor Nahar Hussein.
Ia tambahkan, ulama menjadi salah satu prioritas karena membantu dalam mendidik umat. Apalagi, dalam kebiasaan atau budaya di kalangan Nahdliyin (warga NU), menyampaikan suatu pesan melalui bahasa verbal masih menjadi cara yang paling ampuh dalam berdakwah.
“Tolong ini diperhatikan betul. Saya minta anggota MWC di sini mendata seluruh ulama yang ada di Soko. Puskesmas juga harus siap,” tegasnya.
Wabup berpesan di Harlah ke 98 Hijriah ini, agar seluruh warga NU Tuban harus selalu menghidupkan dan memajukan NU. Nahdliyin juga menaati protokol kesehatan, agar bisa membantu pemerintah dalam memperbaiki situasi pandemi saat ini menjadi lebih baik.
Mantan Ketua PCNU Tuban di wra tahun 1997 ini menambahkan, jika keadaan pandemik semakin baik maka otomatis kegiatan pengajian atau tahlilan yang menjadi salah satu budaya dari Nahdliyin bisa dilaksanakan kembali.
“Kalau kita bisa mengendalikan angka penularan hingga batas terendah, maka saya yakin tahlilan dan pengajian akan boleh dilaksanakan kembali. Jadi untuk saat ini saya mohon seluruhnya untuk menaati protokol kesehatan dan menerapkan 5 M,” imbuhnya.
Terkait peresmian kantor MWC NU Kecamatan Soko, Noor Nahar Hussein menyatakan, ia berharap sekretariat MWC bisa menjadi pusat syiar aqidah NU, pendidikan, hingga ekonomi untuk Nahdliyin di wilayah kecamatan setempat.
“Saya harap akan muncul spectrum positif di sini, agar warga NU bisa terus maju,” ungkap Noor Nahar Hussein.
Sementara itu, Ketua Panitia Harlah NU Soko, H. Syufaat, mengatakan, sebenarnya peresmian kantor MWC NU Kecamatan Soko telah direncanakan sejak lama, akan tetapi menunggu hari spesial, yaitu bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun NU.
“Kami mencari tanggal yang pas akan lebih bermakna,” terangnya.
Selain Wakil Bupati Tuban serta pengurus NU wilayah Kecamatan Soko, hadir pula Camat Soko, Kabag Umum dan Komunikasi Pimpinan, dan Forkopimcam Soko. [MCT/AM]