BERITA KIM RONGGOLAWEPENDIDIKANPERISTIWA

Pentingnya Literasi Demokrasi Bagi Pelajar, Anggota DPRD Tuban Isi Materi Dalam Duta Literasi PWI Tuban

 

KIM Ronggolawe  – Anggota DPRD Kabupaten Tuban, Gaguk Sudarmono menyampaikan tentang pentingnya generasi bangsa memahami sistem pemerintahan demokrasi. Dalam konteks ini peran tunas bangsa akan menerima tongkat estafet sehingga mengenalkan wawasan politik sejak dini menjadi hal mutlak.

Demikian ini ia sampaikan saat menjadi pemateri dalam acara Duta Literasi pelajar SMK sederajat yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban di Universitas PGRI Ronggolawe (UNIROW), Selasa (02/06).

Dalam materi yang dijelaskan Gaguk disebutkan bahwa di dalam literasi demokrasi mencakup pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran kritis yang memungkinkan individu untuk memahami, berpartisipasi, serta mengevaluasi sistem dan nilai-nilai demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

“Komponen utama literasi demokrasi membuka pengetahuan politik, berpikir kritis, kesadaran hak dan kewajiban, serta partisipasi aktif,” terang Gaguk di hadapan ratusan siswa.

Wakil Ketua Komisi III DPRD ini menyadari betul bahwa kurikulum pendidikan demokrasi tingkat pelajar belum sepenuhnya menjadi hal yang ditekankan di sekolah. Namun dalam kesempatan ini ia ingin menggugah bahwa penerapan nilai-nilai demokrasi bisa menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Diantaranya harus menjadi pemilih cerdas, menyaring informasi atau berita sebelum membagikannyadi media sosial. Selain dua hal tersebut seyogyanya berpartisipasi dalam musyawarah di lingkungan tempat tinggal dengan menghargai perbedaan, berlatih menyampaikan kritik atau aspirasi secara konstruktif sesuai koridor hukum.

“Mengenal Literasi demokrasi bisa berdampak signifikan terhadap tingkat kemampuan berpikir kritis, maka keberanian menyampaikan pendapat secara rasional dan bertanggung jawab harus dilatih,” jelas mantan Sekdin Pertanian ini.

Di akhir paparannya politisi golkar ini menyimpulkan mengenal Literasi demokrasi berperan penting dalam membentuk kesadaran kritis siswa sebagai bagian dari warga negara yang demokratis. Gaguk mendorong agar pendidikan demokrasi terintegrasi dalam kurikulum dan proses pembelajaran guna mendukung terciptanya kehidupan demokrasi yang sehat.

Di tempat yang sama Ketua PWI Tuban, Suwandi menyambut baik materi yang disampaikan oleh DPRD. Kebijakan yang dirumuskan legislatif dan eksekutif dapat memengaruhi ekosistem sosial di masyarakat. Maka menurut Suwandi, peserta didik tingkat SLTA sudah selazimnya mengenal tata kelola pemerintahan yang dilatari dengan cara kerja politik.

“PWI Tuban mengapresiasi atas materi yang dipaparkan oleh saudara Gaguk yang mengenalkan tentang leterasi demokrasi,” kata calon cendekiawan ini.

Berkaitan dengan demokrasi, pemuda yang memiliki pandangan visioner ini menambahkan bahwa ada empat pilar demokrasi, yakni eksekutif, legislatif, yudikatif, dan pers. [*/AM]

Related Articles

Back to top button