Menu Click to open Menus
Home » BERITA KIM RONGGOLAWE » Bukit Glodakan Kembali Bersolek Jelang Porprov – VI 2019

Bukit Glodakan Kembali Bersolek Jelang Porprov – VI 2019

26 Mei 2019 3:05 pm | diplublikasikan oleh |

KIM Ronggolawe – Bukit Glodakan di Desa Trantang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban yang dijadikan venue Cabor (cabang olahraga) Paralayang dalam gelaran  Porprov – VI (Pekan Olahraga Provinsi) tahun 2019 kembali berbenah, sejumlah perbaikan sarana prasana penunjang  Cabor dirgantara tersebut mulai dikebut oleh pihak panitia penyelenggara sejak 23 Mei lalu.

Dalam perbaikan venue Paralayang kali ini penyelenggara menitikberatkan pada pemerataan tempat take off yang kedepanya bakal  dipavingisasi agar memenuhi standart Porprov.

” Sampai dengang hari ini masih pemerataan area Take off kedepanya akan di paving agar memenuhi standart porprov,” terang Kasriyono S.Pd.I sekretaris Cabor Paralayang Tuban yang juga putra daerah tersebut, Minggu (26/05).

Lebih lanjut Kasriyono menjelaskan bahwa rencana awal semua perbaiakan venue akan dibiayai oleh Pemkab Tuban, namun karena terbentur dengan aturan aset kepemilikan lahan yang masih di wilayah Perhutani sehingga dibiayai oleh CSR  (Corporate Social Responsibility) PT. Semen Indonesia dan salah satu pebankan terkemuka di Jawa Timur.

” Pekerjaan baru sekitar 40% dan masih banyak lagi yang harus dilengkapi termasuk pintu keluar atlet, Mushola serta MCK juga masih dalam proses pengajuan anggaran,” sambungnya.

Sementara itu menurut Kasriyono untuk pemadatan jalan keluar rencana akan di biayai sharing APBdes Desa Trantang tahun anggaran 2019 ini. Pemuda satu anak tersebut juga berharap dengan digelarnya Porprov cabor Paralayang di desanya  dapat meningkatkan ekonomi masayarakat sekitar, serta ia berharapkan kesadaran dari seluruh lapisan masyarakat agar bersama – sama menjaga dan merawat tempat tersebut.

” Setidaknya kita dapat merubah image masarakat luar bahwa sebenarnya Desa Trantang khususnya, dan Kecamatan Kerek umumnya itu ramah tidak seperti pandangan mata orang luar, ” Pungkasnya.

Dalam perbaikan serta penambahan fasilitas venue Paralayang tersebut diperkirakan akan selesai pada 15 Juni 2019 dengan anggaran sekitar Rp. 100 juta yang disokong oleh CSR tersebut.

Diketahui Tuban bersama dengan Kabupaten Lamongan, Gresik dan Kabupaten Bojonegoro bakal menjadi tuan rumah dalam ajang empat tahunan tersebut yang mulai digelar pada awal Juli mendatang. [AM/HA]

Komentar Facebook