Sikapi Konstalasi Politik Pilkada Tuban, Amir Burhanuddin Optimistis Kantongi Rekom PDI Perjuangan

BERITA KIM RONGGOLAWE PERISTIWA

KIM Ronggolawe – Amir Burhannudin salah satu bakal calon Bupati atau Wakil Bupati Tuban dari PDI Perjuangan, angkat bicara menyikapi perkembangan konstalasi politik yang terjadi akhir-akhir ini.

Pria yang selalu tampil sporty itu berbicara tentang peluang mendapat rekomendasi, hingga partainya PDI Perjuangan masih jadi incaran partai politik lainnya untuk berkoalisi.

“Terkait rekomendasi saya tetap optimistis, namun kita lihat dinamika politik yang ada, termasuk akhir dari dinamika nantinya seperti apa, keputusan akan saya tentukan,” terang Amir Burhanuddin saat berada di Tuban, Rabu (15/07).

Amir yang juga sebagai kader banteng militan itu mengaku, jika sebelum wabah corona sudah pernah dipanggil ke DPP PDI Perjuangan kaitan dengan pencalonannya pada kontestasi Pilkada Tuban 2020.

Kemudian sambung Amir, 1 hingga 2 pekan terakhir ini, semua kembali aktif memulai konsentrasi pada tahapan proses Pilkada, termasuk dirinya.

Menurut Amir, saat ini memang waktu yang menentukan, karena ada kabar partai lain sudah mengeluarkan rekomendasi. Jadi dari sisi waktu ini memang waktunya.

“Ini memang waktu yang menentukan, partai akan menimbang semuanya terkait koalisi. Kabar saya terima 17 Juli DPP akan mengumumkan 48 paslon Se-Indonesia, apakah termasuk Tuban kita tunggu saja,” terang pria asal Kecamatan Bancar itu.

Amir yang juga sebagai Sekretaris Asprov PSSI Jatim itu menjelaskan kondisi terkini, jika PDI perjuangan masih jadi incaran parpol lain, di antaranya PKB, Golkar maupun partai lainnya. Baik partai yang sudah mengeluarkan rekomendasi, apalagi yang belum keluar rekomendasi.

Komunikasi tingkat DPW hingga DPP juga terus dijalin dengan para parpol.

Disinggung mengenai calon lain yang bukan kader dan suara arus bawah yang menginginkan kader sendiri yang maju, Amir menganggap itu hal wajar.

“Saling menyandera merupakan hal biasa dalam berpolitik, terkait keinginan publik tentu akan menjadi masukan yang berharga bagi PDI Perjuangan,” paparnya.

Ia menegaskan, yang jelas PDI Perjuangan akan andil dalam proses Pilkada, karena Pilkada adalah untuk penguatan lembaga partai. Apakah nanti sebagai calon bupati atau wakil bupati.

Sementara itu, Ketua DPD Golkar Tuban, Aditya Halindra Faridzki dikonfirmasi perkembangan koalisi apakah akan menggandeng PDI perjuangan tidak membalas.

Lindra merupakan calon bupati yang sudah menerima rekomendasi dari DPP partai Golkar, namun untuk pasangan wakilnya belum diumumkan. [CH/AM]