BERITA KIM RONGGOLAWEPENDIDIKAN

Terima 167 Mahasiswa KKN Unirow, Sekda Rembang Optimis Perkuat Pembangunan Desa

 

KIM Ronggolawe – Pemerintah Kabupaten Rembang secara resmi menerima sebanyak 167 mahasiswa Universitas PGRI Ronggolawe Tuban yang akan melakukan pengabdian di sejumlah desa di kabupaten rembang. Serah terima Mahasiswa tersebut dilaksanakan di Aula Lantai IV Setda Kabupaten Rembang, Selasa, (22/07).

Penyerahan mahasiswa dilakukan secara langsung oleh Rektor Unirow, Prof. Dr. Warli, M.Pd dengan didampingi oleh Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Ketua KPM, Wakil Rektor dan Dosen Pembimbing Lapangan.

Sedangkan dari pihak pemerintah Kabuaten Rembang, mahasiswa diterima langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Rembang. Turut hadir pula Kepala Organisasi Perangkat Derah (OPD), camat, serta Kepala Desa yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Sekda Kabupaten Rembang, Dr. Fahrudin, S.H., M.H., CFrA, merasa bangga atas kepercayaan yang telah diberikan, sehingga pada tahun 2026 ini Unirow Tuban yang kembali memilih Rembang sebagai salah satu lokasi KKN.

Bagi Sekda, KKN merupakan bentuk kerjasama nyata antara perguruan tinggi dengan pemerintah, dengan tujuan utama untuk mensukseskan pembangunan dikabupaten Rembang.

“unirow adalah perguruan tinggi mitra dalam mensukseskan pembangunan di Rembang”, ujar sekda.

Fahrudin juga mengaku, dengan hadirnya mahasiswa Unirow ditengah-tengah masyarakat, dapat membantu pemerintah dalam mensukseskan berbagai program pemberdayaan amsyarakat yang telah dicanangkan.
Karena itu, ia secara Khusus meminta kepada seluruh camat dan Kepala Desa yang menjadi lokasi KKN supaya secara intens memperhatikan dan mendukung segala program yang akan dilakukan oleh amhasiswa.

“Berikan pendampingan kepada mahasiswa, jadikan mereka bagian dari pembangunan desa,” ujarnya.
Lebih jauh lagi, Sekda juga menjelaskan, jika saat ini Kabupaten Rembang memang tengah gencar-gencarnya melaksanakan program pembangunan diberbagai sektor.

Sehingga dengan hadirnya energi baru dari mahasiswa KKN dapat mendukung peningkatan kualitas sumberdaya manusia, penguatan ekonomi masyarakat lokal serta mendukung pembanguna desa berbasis teknologi.
sementara itu, Rektor Unirow, juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Rembang yang kembali membuka ruang kemitraan dengan menerima mahasiswa KKN.

“Tahun lalu kami diterima dengan sangat baik, dan tahun ini kembali mendapatkan kepercayaan lagi”, ungkapnya.

Dengan mengusung tema ‘Implementasi Kampus Berdampak Melalui Suksesi Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Dan Indah)’ Unirow mempunyai target dan harapan yang harus dicapai.
Dalam pelaksaan KKN di rembang tahun ini, Unirow berkeinginan supaya mahasiswa mampu menghadirkan perubahan positif di desa lokasi pengabdian. Setelah selesai kegiatan, desa yang ditingalkan nanti harus menjadi desa yang lebih aman, sehat, bersih dan indah. sehingga KKN tahun ini bisa benar-benar memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dalam pelaksaan KKN tahun 2026 di kabupaten Rembang, mahasiswa akan disebar di 10 desa. Dengan rincian Kecamatan Kragan di Desa Narukan, Desa Watupecah, Desa Sudan, Desa Sumurtawang, Desa Ngasinan, Desa Tanjungsari. Kecamatan Sarang di Desa Babaktulung. Kecamatan Sale di Desa Sale, Desa Mrayun, Desa Joho. [*/AM]

Related Articles

Back to top button