Pria di Kerek Ditemukan Meninggal Dunia di Rumah Kakaknya, Diduga Akibat Permasalahan Keluarga

KIM Ronggolawe– AW (30) pria asal Desa Mliwang Kecamatan Kerek Kabupaten Tuban ditemukan meninggal dunia di rumah kakaknya di wilayah Kecamatan setempat, pada Rabu (09/09) sekitar pukul 15.20 WIB. Korban diduga meninggal dunia akibat bunuh diri.
Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Korban datang ke rumah kakaknya, D dan menyampaikan keinginannya untuk menenangkan diri karena sedang menghadapi permasalahan keluarga.
Setelah sempat berbincang, D kemudian pergi ke dapur untuk memasak. Beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 15.20 WIB, anak D, SBP menemukan korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri di ruang tamu.
Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak terkait. Petugas dari kepolisian bersama tim medis dan Inafis Polresta Tuban melakukan pemeriksaan di lokasi serta terhadap jenazah korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis dan Inafis, ditemukan tanda-tanda yang mengarah bahwa korban meninggal dunia akibat gantung diri. Pada bagian leher ditemukan bekas jeratan, serta ditemukan keluarnya kotoran. Petugas juga tidak menemukan tanda-tanda luka lain pada tubuh korban.
Sementara itu, berdasarkan keterangan D selaku kakak korban, korban diduga mengalami tekanan akibat permasalahan keluarga. Hal tersebut juga diperkuat oleh keterangan istri korban, SAE yang menyampaikan bahwa korban beberapa waktu terakhir mengalami ketakutan dan menyampaikan kekhawatiran terkait kondisi keluarganya.
Kapolsek Kerek IPTU Kastur, SH membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan awal di lokasi dan keterangan para saksi, korban diduga mengakhiri hidupnya setelah sebelumnya menyampaikan kepada kakaknya bahwa dirinya sedang menghadapi persoalan keluarga.
“Dari hasil pemeriksaan awal bersama tim medis dan Inafis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban. Peristiwa tersebut masih ditangani sesuai prosedur,” ujar IPTU Kastur, SH, Kapolsek Kerek.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang sedang menghadapi persoalan berat agar tidak memendam masalah seorang diri dan segera mencari bantuan dari keluarga, orang terdekat, tokoh masyarakat, maupun pihak yang berkompeten. [AM/HA]



